Search:
Email:     Password:        
 





Presiden dan Takhayul Politik

By Andi Nursaiful (Administrator) - 05 May 2014 | telah dibaca 3790 kali

Presiden dan Takhayul Politik

Naskah : Andi Nursaiful/berbagai sumber,  Foto: DOk. MO

Peradaban manusia yang sudah sedemikian modern ternyata belum juga lepas dari takhayul,  termasuk para presiden. Bukan saja presiden negeri ini, tapi juga para pemimpin dan tokoh besar dunia.

Kata Tan Malaka, sejarah Indonesia memang tidak mudah dibaca, apalagi ditulis, sebab penuh dengan dongeng, karangan, mitos-mitos, dan pertentangan-pertentangan akal sehat. Tak heran jika para sarjana Barat, mengatakan, untuk memahami politik di Indonesia kita harus mengerti kultur dan tradisi yang berkembang secara dominan di tengah-tengah masyarakatnya.

Di era kolonialisme, para penguasa pribumi menyapa Gubernur Jenderal Hindia Belanda dengan sebutan “Romo” dan dimuliakan sebagai bagian dari mitos dan takhayul. Dalam sejarah perjalanan politik Indonesia, bahkan banyak yang masih meyakini adanya korelasi antara pemimpin versi ramalan Ronggowarsito dengan perpolitikan Indonesia, khususnya dalam memilih presiden.


Ramalan Ronggowarsito dan Mistifikasi Politik

Salah satu ramalan Ronggowarsito yang terkenal adalah periode kedatangan Satrio Piningit yang akan memimpin Indonesia. Berdasarkan ramalan Ronggowarsito, ada sejumlah periode sebagai tanda munculnya pemimpin:
 
Satrio Kinunjoro Murwokuncoro atau ksatria/pemimpin terpenjara yang membuka kemasyuran. Banyak yang meyakini bahwa yang dimaksud adalah Presiden pertama Ir Soekarno.

Satrio Muktiwibowo Kesandung Kesampar atau pemimpin terhormat berwibawa yang  tersandung dan tersisihkan. Periode ini dikaitkan dengan kejatuhan Soeharto, Habibie, dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Satrio Jinumput Sumela Atur atau pemimpin yang diambil atau diangkat sebagai pengganti. Ini dianggap cocok dengan Megawati Soekarnoputri yang naik ke kursi RI-1 setelah Gus Dur dilengserkan oleh MPR.

Satrio Lelono Tapa Ngrame atau pemimpin pengembara yang bertapa di tengah keramaian. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dianggap mewakili periode ini, karena sibuk mencari dukungan di keramaian gedung DPR karena tidak mendapat dukungan politik yang kuat parlemen.

Satrio Piningit Hamong Tuwuh atau pemimpin yang tuwuh (muncul/tumbuh) untuk hamong/momong (merawat/menjaga/meneruskan). Periode ini juga dihubungkan dengan SBY pada masa jabatan keduanya (2009-2014). Kejadiannya pun hampir sama karena tetapt tidak memperoleh dukungan kuat di DPR.

Satrio Boyong Pambukaning Gapuro atau pemimpin yang pindah tempat. Gapuro  biasanya merupakan batas wilayah.

Satrio Pinandito Sinisihan Wahyu atau pemimpin berjiwa saleh dan religius.

Oleh mereka yang percaya ramalan Ronggowarsito, dua periode terakhir masih terus dihubung-hubungkan dengan para tokoh yang akan bertarung pada pemilu presiden 2014, maupun pada pemilu presiden berikutnya (2019).

Calon presiden dari PDI Perjuangan, Joko Widodo (Jokowi), misalnya, belakangan diberitakan oleh salah satu media Kerap mengadakan kontak batin dengan tokoh mistis Nyi Roro Kidul. Konon, Jokowi sudah dilindungi oleh Sang Penguasa Laut Selatan itu sejak menjabat Walikota Solo.

Mengutip seorang spiritualis asal Surabaya, media ini menyebutkan bahwa sikap Jokowi yang polos membuat Nyi Roro Kidul kian terpesona.

Dalam setiap blusukannya ke masyarakat, sesekali Jokowi duduk menyendiri. Padahal, saat menyendiri itulah ia melakukan dialog batin dengan sosok wanita jelita itu, sekaligus memberi inspirasi pada Jokowi.

Untuk menguatkan pandangannya, sang spiritualis, mengatakan bahwa semua raja-raja Nusantara selalu didampingi oleh sosok Nyi Roro Kidul. Namun satu-satunya Presiden RI yang konon mendapatkan pengawalan Nyi Roro Kidul hanyalah Ir. Soekarno seorang.

Katanya lagi, setelah sekian lama tidak mendampingi penguasa negeri ini, sosok wanita cantik itu kembali muncul untuk mendukung Jokowi. Bahkan, menurut bisikan gaib yang diterima oleh sang spritualis, Jokowi-lah sosok Satria Piningit Sinisihan Wahyu.

Terlepas dari sekadar pencitraan berbau klenik, pemberitaan itu diyakini mampu menggiring alam bawah sadar publik untuk percaya dan akhirnya memastikan kemenangan Jokowi.

Mistifikasi Politik
Untuk sebagian masyarakat Indonesia, hal-hal serupa itu faktanya masih efektif.  Irasionalitas memang masih menutupi sebagian alam pemikiran masyarakat. Mistifikasi politik di Tanah Air pernah ditegaskan Benedict Anderson (1972) dalam tulisannya the Idea of Power in Javanese Culture.

Menurut Anderson, politik Indonesia sangat dipengaruhi oleh kultur Jawa yang memang dekat dengan hal-hal mistik dan metafisik. Spiritualitas politisi di Indonesia kerap berkait dengan dukun, paranormal, dan laku klenik.

Sebagian politisi merasa memerlukan semacam forecasting melalui praktik klenik. Alasannya, menurut mereka, politik tidak melulu bisa didekati dengan teori dan mengandalkan perhitungan matematika politik. Oleh sebab itu, politisi memerlukan jasa seorang paranormal atau dukun politik.

Artinya, bukan hanya masyarakat bawah yang tak berpendidikan, sebab kaum terdidik dan para pejabat dari segala level pun banyak diketahui meyakini hal-hal berbau takhayul. Buktinya, paranormal Ki Kusumo dan Ki Joko Bodo mengaku kebanjiran order dari para politisi mendekati Pemilu 2014.

Dalam sehari, ada 50-70 orang minta bantuan Ki Kusumo. Tak hanya meminta bantuan agar lolos sebagai anggota dewan, menurut Ki Joko Bodo, kliennya juga kerap meminta untuk mendapatkan daerah pemilihan dan nomor urut tertentu. Mereka bahkan memohon bantuan agar ditempatkan di komisi tertentu jika lolos menjadi anggota DPR.

Selain para caleg, Ki Joko Bodo juga mengaku kerap diundang oleh para kandidat capres. Pada Pemilu 2009 lalu, Ki Joko Bodo mengaku membantu salah satu pasangan calon presien dan wakil presiden dengan tarif USD1-5 juta.

Sesungguhnya, laku klenik ini sudah biasa dilakukan dari level kepala desa/lurah hingga presiden. Dalam sebuah acara televisi populer beberapa waktu lalu, paranormal Ki Sabdo Jagad Royo hadir memberikan kesaksian.

Ia mengaku kerap menjadi konsultan politik para calon pejabat, mulai dari anggota dewan hingga orang nomor satu di negeri ini. Bahkan ada koruptor yang meminta perlindungan paranormal agar lolos dari kejaran polisi dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Narasumber lainnya, Permadi, mengisahkan pengalaman spiritual para tokoh negeri ini sebelum dan ketika menjabat. Ada kisah tentang tongkat komando Soekarno yang penuh dengan aura mistik. Ada pula kisah tentang Gus Dur yang merasa mendapat wahyu dari Wali Songo untuk memegang tampuk kekuasaan.

Dua wartawan politik juga hadir berbagi kisah di seputar lingkungan SBY. Kata mereka, Presiden SBY saja percaya pada tanggal tertentu untuk penyelenggaraan even politik. Dalam bukunya, Selalu Ada Pilihan, SBY juga menceritakan pengalaman gaib dan klenik berupa penampakan mistis awan hitam tebal yang mencoba memasuki kamar tidurnya menjelang pemilihan presiden 2009.

SBY bercerita, sekitar 2009, menjelang pilpres 2009, pada Ahad pagi, istrinya sedang membaca majalah di ruang keluarga. Sedangkan ia tengah beraktivitas di ruang perpustakaan. Tiba-tiba, Ibu Ani berteriak dan memanggil-manggil. Ia pun segera berlari ke ruang tengah untuk mengetahui apa yang terjadi.  “Ternyata ada asap hitam tebal dan berputar-putar di langit-langit dan di tengah ruangan itu. Asap hitam itu bergerak ke timur, seperti ingin menerobos ke kamar saya," tulisnya.

Begitu melihat peristiwa yang menakutkan itu, SBY mengajak keluarga untuk memohon pertolongan Allah. Ia mengajak mereka untuk membaca surat Al-Fatihah. Ia sendiri melengkapinya dengan doa penolak bala dan kejahatan. Ia juga meminta untuk menutup pintu kamarnya dan membuka semua pintu yang ada.

"Apa yang terjadi, asap tebal yang berputar-putar itu bak ditiup angin yang kuat bergegas ke luar dari rumah saya. Alhamdullilah. Saya sekeluarga selamat. Peristiwa ini seperti adegan film horor yang sering kita lihat. Atau seperti yang terkisahkan di cerita-cerita lama. Tetapi sungguh ada. Sungguh nyata," katanya.

Dunia Supranatural Presiden RI dan Klenik Menjelang Pilpres

Di antara para mantan Presiden RI, boleh jadi mantan Presiden Soeharto, yang paling memercayai dunia mistis dan supranatural. Pak Harto disebut-sebut memiliki sejumlah penasihat spiritual untuk melanggengkan kekuasaannya. Mereka bertugas membentengi Pak Harto dari segala macam serangan yang akan menggoyahkan kedudukannya.

Tentang kedekatannya dengan dunia paranormal, Soeharto sendiri mengakui dalam buku biografinya, Ucapan, Pikiran dan Tindakan Saya. Ia mengaku akrab dengan dunia kebatinan dan kejawen.

Soeharto diketahui memiliki sekitar 2000 benda pusak. Salah satunya, Keris Keluk Kemukus yang konon jika dicabut dari sarungnya, maka pemegang pusaka itu bisa menghilang. Ini dikisahkan oleh paranormal Ki Ageng Selo, dukun yang kerap disebut sebagai penasihat spiritual Soeharto.

Menurut paranormal Ki Edan Amongrogo, paranormal kondang di era Orde Baru, Soeharto memiliki batu mirah delima yang banyak membantunya dalam melakukan tugas-tugasnya selama menjabat presiden.

Konon, Soeharto memiliki 1000 dukun yang setia membantunya, dan tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Menurut Ki Ageng Selo, jumlah itu berlebihan.

Ia memperkirakan, selama menjabat, Soeharto hanya memiliki 200 dukun yang secara aktif membantunya, termasuk Eyang Tomo, paranormal andalan Soeharto yang meninggal beberapa bulan sebelum Soharto lengser pada 1998.

Soeharto dikabarkan rutin melakukan tapabrata di tempat-tempat yang dikeramatkan, antara lain,  Jembe Pitu Cilacap dan Gunung Selok di sekitar Gunung Srandil, Gunung Kemukus, Gunung Arjuno, Kali Garang, Sampangan Semarang, makam Pangeran Purbaya di Desa Maguwaharjo, Berbah, Sleman, dan lain-lain.

Bukan hanya Soeharto, sebab menurut Permadi, hampir semua pemimpin Indonesia sejak zaman Orde Lama sudah menerapkan laku klenik, baik untuk melancarkan kepentingan politik hingga untuk urusan pribadi.

“Bung Karno bawa keris, bawa azimat, dan sebagainya, itu fakta. Terus pak Harto lebih banyak lagi, dia banyak keris dan pegangannya. Habibie pun mengakui pada saya bahwa karena ibu beliau orang Jawa, jadi ada budaya Jawa yang dia pakai. Gus Dur punya cincin yang dikeramatkan, Mega juga punya pusaka yang dikeramatkan turunan dari bapaknya,” ungkap Permadi.

Anda tentu tidak lupa bahwa SBY sangat fanatik dengan angka 9. Di kalangan paranormal, angka 9 dipercayai merupakan angka tertinggi dan membawa hoki. Tak heran jika Partai Demokrat pun dideklarasikan pada tanggal 9, bulan 9, 2001, disesuaikan dengan ulang tahun SBY, tanggal 9 bulan 9 tahun 1949.

Saat partai ini berdiri, panitia perumusnya ada 9 orang termasuk SBY. Bahkan untuk pendeklarasian, SBY meminta 99 orang. Entah kebetulan atau tidak, saat pendaftaran ke KPU, partai ini juga dapat nomor 9. Setelah menjadi presiden, fanatisme angka 9 masih dipelihara, sampai-sampai jadwal pemungutan suara pemilu legislatif yang tadinya tanggal 5 April 2009 pun mundur menjadi 9 April 2009.

Klenik Menjelang Pilpres
Takhayul dan praktik klenik biasanya kian ramai diberitakan menjelang pilpres. Sehari menjelang deklarasi pasangan capres-cawapres Megawati dan Prabowo pada Pilpres 2009, panitia deklarasi menyelenggarakan ritual Sedekah Bumi.

Dalam ritual ini, tiga ekor kerbau bule disembelih di lokasi acara di TPA Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 23 Mei 2009. Kepala kerbau lalu ditanam di dekat panggung deklarasi di samping zona 3-C. Ketua penyelenggara deklarasi, Mochtar Mohamad, menyatakan bahwa ritual ini dilakukan dengan harapan Indonesia dijauhkan dari bencana dan Mega-Prabowo diberi jalan lapang memimpin negara.

Sebelum pilpres 2004, SBY dikabarkan cukup dekat dengan Kyai Nasihin yang dianggap orang pintar di Pati, Jawa Tengah 9. Bahkan, Nasihin mengaku dialah yang menjodohkan SBY dengan Jusuf Kalla waktu Pilpres 2004.

Sang Kyai kabarnya mengukur wajah Jusuf Kalla dengan meteran, dan hasilnya disampaikan bahwa Jusuf Kalla adalah pasangan yang tepat untuknya. KH Achmad Muzakky Syah, pengasuh Pondok Pesantran Al-Qodiri, Patrang, Jember, Jawa Timur, juga disebut-sebut sebagai guru spiritual SBY lainnya.

Menjelang Pilpres 2009, pendukung SBY- Boediono menggelar larung sesaji di Sungai Brantas. Setelah dibacakan mantra dan doa, sesaji yang berisi tumpeng, bunga 7 rupa, telur ayam kampung, kemenyan, serta dua ekor bebek itu pun dilarung di bawah jembaan baru kota Kediri.

Juru bicara larung, Heri Tanadi, mengatakan bahwa kegiatan itu sebagai wujud membuang sial dengan harapan dapat memperoleh hasil terbaik dalam pemilu presiden.

Menjelang Pilpres 2004, mantan panglima TNI Wiranto yang berpasangan dengan Salahuddin Wahid dikabarkan pernah melakukan ritual kungkum di Solo.

Presiden-Presiden AS yang Percaya Tahayul

George W.Bush
Ia diketahui memiliki bakat untuk mjerasakan dunia paranormal. Ketika sang ayah, George Bush, masih menjabat Presiden AS, George muda mengaku kerap melihat penampakan makhluk gaib di Lincoln Bedroom, salah satu kamar tidur di Gedung Putih.
 
Gerald Ford
Ford diketahui sangat meyakini bahwa ia akan memenangi pemilihan presiden AS jika istrinya lebih dulu memenangi kontes membuat kue yang dikenal dengan Family Circle Baking Contest.  Betty Ford memang menjadi istri kandidat presiden pertama yang menang di kontes itu, dan suaminya pun menjadi presiden AS.  

Percaya atau tidak, Rosalyn Carter, Nancy Reagan, Barbara Bush, Hilary Clinton, and Laura Bush, juga berturut-turut menjadi juara dalam kontes membuat kue. Satu perkecualian, Michelle Obama kalah oleh Cindy McCain, tapi justru suaminya (Barack Obama) yang jadi presiden. Ada yang mengatakan resep Cindy McCain tidak orisinal.

William McKinley
Ia percaya betul bahwa bunga anyelir merah yang disematkan di jasnya akan membawa keberuntungan. Untuk itu ia tak pernah lalai untuk itu. Pada 6 September 2001, ia memberikan bunga anyelir merah dari jasnya kepada seorang gadis kecil. Bersamaan dengan itu, ia ditembak seseorang dan meninggal seminggu kemudian.

Harry S. Truman
Truman percaya sepatu kuda akan memberinya keberuntungan. Ia menggantung sebuah sepatu kuda di atas pintu ruang oval di Gedung Putih. Pada 1950, Gedung Putih mengalami renovasi sehingga Truman terpaksa pindah kantor ke Blair House. Saat itu ia mengalami percobaan pembunuhan.
 
Franklin D. Roosevelt
Roosevelt dikanal menderita triskaidekaphobia yang akut, yaitu takut pada angka 13. Ia tak akan pernah mengikuti jamuan makan jika jumlah orangnya 13, dan mengindari bepergian pada hari Jumat yang jatuh pada tanggal 13. Bahkan, ia meninggal pada hari Kamis, 12 April.

Abraham Lincoln
Inilah presiden AS yang paling percaya dengan dunia supranatural. Bahkan, hantunya pernah muncul di depan PM Inggris Winston Churchill saat mengunjungi Gedung Putih. Konon, istrinya, Mary Todd, kerap menggelar ritual memanggil roh di Gedung Putih. Ada kisah bahwa Lincoln pernah memimpikan dirinya dibunuh. Faktanya, sejarah mencatat Lincoln memang tewas dibunuh.

Ronald Reagan
Reagen konon memiliki penasihat spiritual bernama Joan Quigley, ahli astrologi yang mengaku mampu meramalkan perjalanan hidup Reagen, termasuk upaya pembunuhan terhadap  sang presiden.

Kutukan Tippecanoe
Sebagian warga AS percaya bahwa presiden yang terpilih pada tahun yang bisa dibagi dengan angka “20” akan tewas di masa kekuasaannya. Konon kutukan ini berawal saat Presiden William Henry Harrison membuat marah suku Indian saat masih menjabat Gubernur Indiana.

Sejarah mencatat, Harrison terpilih pada1840 dan tewas dibunuh setahun kemudian. Abraham Lincoln terpilih pada 1860 dan terbunuh lima tahun kemudian. Ronald Reagen terpilih pada 1980 dan mengalami percobaan pembunuhan. Percobaab pembunuhan juga dialami George W. Bush yang terpilih pada 2000.

Tokoh Besar Dunia dan Perilaku Takhayul

Napoleon Bonaparte
Tokoh revolusi Perancis konon sangat takut pada kucing hitam, tetapi percaya bahwa makan daging ayam dan udang karang dapat memberinya keunggulan dalam pertempuran.

Queen Elizabeth I
Ratu Inggris ini dikenal menjadi pelanggan praktisi paranormal John Dee, yang banyak dimintai bantuan dalam membuat kebijakan negara dan strategi perang. Batu yang biasa digunakan John Dee dalam praktik perdukunan itu kini dipamerkan di British Museum.

King Charles II
Raja Inggris 1660-1685 ini diketahui pernah mengumpulkan debu mummi Raja Mesir untuk kemudian melumurkan debu tersebut ke seluruh tubuhnya agar mendapat keagungan.

Winston Churchill
Perdana Menteri Inggris (1940-1945 dan 1951 –1955), percaya bahwa kucing hitam memberikan keberuntungan. Oleh sebab itu ia selalu ingin menyentuh dan memeluk binatang itu jika ada kesempatan.

King Edward VII
Raja Inggris 1901–1910 ini melarang para pembantunya untuk mengubah arah tempat tidur dan melarang pergantian semua sprei kasurnya pada hari Jumat. Sang raja percaya bahwa jika larangan itu diabaikan semua angan dan mimpinya akan dikendalikan oleh setan.

Charles Stewart Parnell
Tokoh nasionalis Irlandia, pendiri Irish Parliamentary Party, tak pernah mau menandatangani draf naskah legislasi jika draf tersebut memuat 13 klausul (bab atau pasal).

Benito Mussolini
Diktator Italia ini dikenal sangat percaya tahayul. Mussolini pernah berganti pesawat hanya karena, menurutnya, salah seorang penumpang di pesawat itu memiliki sorot mata jahat.

Adolf Hitler
Pendiri Partai Nazi Jerman ini percaya bahwa gerak pendulum di atas lembaran peta dapat digunakan sebagai petunjuk untuk mengetahui di mana pasukan musuhnya berada.

Mao Zedong
Pendiri Partai Komunis China sekaligus pendiri Republik Rakyat China ini percaya bahwa berhubungan seks dengan banyak perawan akan membuatnya tetap perkasa dan panjang umur.

Francois Duvalier
Diaktator Haiti ini dikenal sangat percaya akan kekuatan voodoo. Ia mengklaim terbunuhnya presiden AS John F Kennedy 22 November 1963 karena kekuatan ilmu voodoo-nya.

Idi Amin Dada
Diktator Uganda ini konon pernah menyimpan kepala musuh politiknya di dalam lemari pendingin karena percaya dengan begitu kekuatan sang musuh dapat dia kuasai.

Ne Win
Pemimpin Burma (sekarang Myamnar) tahun 1962-1981, kabarnya pernah mandi darah lumba-lumba yang ia percaya dapat membuatnya awet muda dan tetap kuat.

Muammar Qaddafi
Pengawal pribadi penguasa Lybia selama lebih dari 40 tahun ini semuanya terdiri dari wanita perawan, karena percaya bahwa gadis perawan akan melindunginya dari segala ancaman.

Than Shwe
Jenderal pemimpin Junta Militer Myanmar ini konon selalu berkonsultasi dengan para peramal sebelum mengambil keputusan kenegaraan/militer yang penting.

Mahmoud Ahmadinejad
Mantan presiden Iran ini sering mengatakan bahwa Imam Mahdi akan segera muncul di Iran sebagai sosok yang akan mengubah dunia dan menghimbau rakyat Iran untuk bersiap menyambutnya.

Yehia Hamid
Raja Yamen sangat yakin bahwa wajah pantang untuk dilukiskan dalam sebidang media. Jika tabu ini dilanggar, orang yang dilukis (dipotret) akan bernasib sial, mati dalam keadaan tragis.
Ia pun melarang juru foto, wartawan, pelukis, atau siapa saja untuk melukiskan atau membuat potret maupun sketsa wajahnya. Maka wajah sang raja pun menjadi sebuah misteri.

Suatu ketika seorang seniman Italia diundang ke istana dan bertemu sang raja. Diam-diam ia merekam wajah Yehia Hamid dalam benaknya, dan menuangkannya dalam kanvas sepulang dari sana.

Pada pekan terakhir Februari 1948, si pelukis menyerahkan salinan lukisan potret Yehia Hamid pada media, yang kontan mempublikasikan. Beberapa hari kemudian, media yang sama memberitakan Yehia Hamid tewas ditembak bersama tiga anak dan seorang penasihat kerajaan pada 17 Februari 1948.

Read More    

Add to Flipboard Magazine.
Komentar:

   

 

Popular

 

Photo Gallery

Visitor


Jumlah Member Saat ini: 2250