Search:
Email:     Password:        
 





Kaca Film yang Baik Mampu Meredam Panas, Tak Mengurangi Pandangan

By Benny Kumbang (Editor) - 25 February 2016 | telah dibaca 2599 kali

Naskah: Gyattri Fachbrilian, Foto: Dok. V-KOOL

 

Tinggal di negara tropis seperti Indonesia dengan panas matahari sepanjang tahun membuat masyarakat membutuhkan tempat tinggal yang sejuk dan nyaman. Saat ini, keberadaan air conditioner (AC) di dalam rumah sudah menjadi kebutuhan. Namun tahukah Anda kenyamanan sebuah tempat tinggal membutuhkan energi yang banyak dan mahal untuk membuat ruangan tetap sejuk. Paparan sinar matahari secara terus menerus dapat membuat suhu ruangan meningkat dan memaksa penyejuk udara bekerja keras dan akhirnya memperbesar tagihan listrik.


Kecenderungan semakin banyaknya pembangunan gedung komersial dan kantor dengan bidang-bidang kaca yang luas dan dinding panel yang ringan mengakibatkan kenaikan terhadap permintaan air conditioning di daerah tropis. Karena itu, penghematan energi harus menjadi prioritas melalui penggunaan energi secara efisien melalui rancangan bangunan yang lebih baik.


Masalah terbesar untuk mendapatkan kenyamanan di dalam gedung bagaimana mengendalikan radiasi panas matahari yang sebagian besar masuk melalui kaca jendela. Semakin besar luas kaca yang digunakan di dalam bangunan semakin besar pula radiasi panas dari matahari masuk ke dalam bangunan.


Solusi terbaik yang dapat dilakukan untuk mengurangi radiasi panas matahari ke dalam ruangan dengan memasang kaca film, yakni lapisan yang terbuat dari polyester bening, dengan lapisan penolak panas di dalamnya.


Di Indonesia, kaca film lebih dikenal sebagai lapisan penolak panas di bidang otomotif. Ternyata, kaca film juga dimanfaatkan pada aplikasi bangunan. Kaca film dipasang pada bagian dalam kaca, untuk daya tahan supaya terhindar dari kerusakan yang disebabkan oleh cuaca. Tingkat kegelapan kaca film berbeda-beda, tergantung pada kebutuhan pemilik gedung.


Kaca film dapat mereduksi panas yang disebabkan cahaya infra merah dan ultra violet secara maksimal, tetapi tetap mempertahankan cahaya tampak tetap masuk ke dalam ruangan. Sehingga, kebutuhan penyejuk udara dapat dikurangi, namun tetap dapat menikmati cahaya alami.


Gorden atau tirai tidak dapat menggantikan fungsi kaca film. Sinar infra-merah dan ultra-violet tetap menerobos ke dalam gedung. Energi matahari yang terserap akan dipancarluaskan kembali ke dalam ruangan. Penggunaan kaca fim dapat menolak secara langsung sinar infra-merah yang mengenai permukaan bidang kaca, dan ia tidak mengubah estetika gedung sehingga suhu ruangan lebih sejuk.


Pemilik showroom, restoran dan toko menghindari kaca jendela gelap karena menghalangi penglihatan orang yang lewat untuk melihat ke dalam dan mengamati barang yang dipamerkan. Penggunaan kaca film bening akan menolak panas matahari dan ultra-violet serta tetap menjaga terlihatnya secara jelas baik dari dalam maupun dari luar ruangan.


Ketika mempertimbangkan kaca film dengan kualitas dan performa tinggi, V-KOOL sebagai pionir kaca film premium di Indonesia, hadir menawarkan kaca film dengan daya tolak sinar ultraviolet terbaik untuk diaplikasikan pada dunia otomotif dan arsitektur.


Brand yang pada 1999 teknologinya didaulat sebagai salah satu dari “100 Penemuan Terbaik dalam Seribu Tahun” oleh majalah Popular Science (USA) ini dibuat melalui riset Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada 1970-an.


Berawal dari film transparan untuk tujuan penghematan energi mendorong perkembangan teknologi V-KOOL sebagai yang pertama dan satu-satunya kaca film spectrally selective yang menyediakan perlindungan dari panas dan radiasi matahari untuk diaplikasikan pada dunia otomotif dan arsitektur.


V-Kool merupakan satu-satunya produk kaca film yang dilapisi dengan logam emas dan diproduksi dengan mesin canggih DC Magnetron Sputtering Machine seharga 24 juta US Dollar yang hanya ada dua di dunia. Dengan teknologi ini, dapat dihasilkan lapisan yang sangat tipis, bahkan lebih tipis dari rambut yang kemudian digabungkan pada polyester terbaik (hanya diproduksi 1% dari jumlah produksi polyester dunia).


Hingga saat ini, V-Kool mengusung teknologi kaca film terbaru, yakni Multi-layer sputtering film yang diklaim memliki banyak lapisan selektif gelombang dalam satu polyester atau kaca film sehingga bisa meneruskan cahaya yang masuk semaksimal mungkin namun menolak gelombang panas dari matahari. Lapisan ini bisa terdiri dari 7 sampai 10 lapisan tergantung dari jenis kaca film tersebut.


Lantas apa lagi keunggulan kaca film V-Kool?
Pertama, memiliki teknologi tinggi untuk menolak panas yaitu dengan banyaknya lapisan pada kaca film tersebut. Kedua, Mengandung logam mulia yang mebuat daya tahan kaca film semakin bagus. Ketiga, Menolak sinar infra merah yang menyebabkan panas namun dapat meneruskan cahaya alami masuk, sehingga meningkatkan keamanan pada saat mengemudi dan kenyamanan di dalam ruangan. Keempat, mampu menolak 99% sinar ultra violet yang membuat interior  menjadi lebih awet dan terlindungi. Kelima, memiliki lapisan anti gores yang sudah melalui uji abrasi, dan yang terakhir, dapat meminimalisasi bahaya pecahan kaca jika terjadi tabrakan atau kecelakaan.

 

Manfaat Kaca Film

  • Energy Saving
    Gedung-gedung komersial dan tempat hunian di daerah tropis menggunakan 50-70% dari pemakaian energinya untuk pendingin udara. Pertimbangan desain yang baik memerlukan cahaya alami, memberikan keindahan estetika eksterior dan mampu mengendalikan panas sinar matahari. Hampir seluruh radiasi panas matahari masuk melalui kaca gedung dan menyebabkan naiknya suhu ruangan. Penggunaan kaca film pengendali panas mampu menolak sampai 70 persen panas yang biasanya diteruskan ke dalam gedung melalui jendela kaca.
  • Design
    Kaca film diproduksi dengan banyak warna dan refleksi yang akan membuat interior ruangan tidak terlihat dari luar. Disamping memberikan privasi untuk ruangan pribadi, kaca film juga bisa digunakan sebagai alat dekorasi. Tersedia banyak variasi warna, tekstur, pola untuk meningkatkan design dan penampilan bangunan.
  • Comfort
    Kaca film mencegah energi panas matahari masuk ke dalam bangunan. Hal ini akan membantu mengontrol suhu ruangan, meningkatkan kenyamanan Anda dan keluarga.
  • Health
    Kaca film menyediakan perlindungan mata dan kulit dari sinar UV dan efek buruk matahari. Teknologi kaca film bisa menolak sampai dengan 99% UVA dan UVB setahun penuh. Hal ini berarti juga Kaca film mencegah kerusakan yang disebabkan sinar UV pada interior bangunan (cat, kayu, dan furnitur).

Add to Flipboard Magazine.

Tulis Komentar:


Anda harus login sebagai member untuk bisa memberikan komentar.

     

 

Popular

 

Photo Gallery

 

Visitor


Jumlah Member Saat ini: 2250