Search:
Email:     Password:        
 





Galakkan Transaksi Online Bank BTN Rangkul UMKM

By Benny Kumbang (Editor) - 29 September 2017 | telah dibaca 189 kali

Galakkan Transaksi Online Bank BTN Rangkul UMKMNaskah: Giattri F.P., Foto: Dok. Bank BTN

Sejak 2015 lalu, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk fokus ke arah digital banking. Berbagai kebijakan dan program pun digulirkan. Salah satu wujud nyata, bank berkode emiten BBTN itu merangkul para pelaku Unit Usaha Kecil Menengah (UMKM) yang dibina Balai Ekonomi Desa (Balkondes) untuk Go Digital.

 

Hal ini juga sejalan dengan misi Pemerintah yang menargetkan 6 juta UMKM untuk Go Digital dan pengembangan potensi ekonomi sesuai dengan peta jalan sistem perdagangan elektronik yang tercantum di Perpres No 74/2017.


“Balkondes BTN di Karanganyar menjadi ruang bagi para pengrajin tidak sekadar unjuk gigi, tapi juga mendapat edukasi untuk berkembang di era ekonomi digital saat ini,” ungkap Direktur Utama Bank BTN, Maryono di sela-sela acara kunjungan Menteri BUMN, Rini Soemarno di Balkondes BTN, Borobudur, Jawa Tengah kemarin.


Pelaku UMKM yang dibidik Bank BTN lewat Balkondes di Karanganyar adalah para pengrajin gerabah yang memang menjadi ciri khas desa tersebut. Setidaknya ada 80 pengrajin gerabah yang dibina. 


Para pengrajin diberi pelatihan bagaimana memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung pemasaran produk mereka ke seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia.


Pelatihan tersebut meliputi pembukaan akun e-dagang atau e-commerce, menciptakan nilai tambah pada produknya mengisi gerai online dengan foto produk yang layak jual, kemasan menarik, dan sebagainya di situs penjualan online atau e-commerce. “Pelatihan ini diharapkan bisa mendorong pengrajin lebih aktif berjualan via online, sebab saat ini kontribusi transaksi e-commerce UMKM masih sangat rendah,” ujar Maryono.


Tak hanya itu, Bank BTN melengkapi Balkondes Karanganyar dengan etalase online di situs belanja online. Dengan bergabung dalam situs tersebut, UMKM yang dipayungi di Balkondes BTN bisa melakukan beragam transaksi digital.


Bank BTN juga merilis aplikasi pembayaran Quick Respons Payment untuk merchant maupun nasabah. Menariknya, aplikasi ini bisa dioperasikan di ponsel atau PC dengan cara memindai QR-Code yang terpampang di layar merchant sehingga memudahkan transaksi.


“Jadi penjual bisa memasukkan nilai transaksi, begitu selesai dipindai maka dana nasabah di tabungan secara real time sudah dipotong. Tentu ini akan lebih efisien, cepat mudah dan aman,” terang Maryono.
Berdasarkan data Deloitte (2016) dari 57,9 juta UMKM di Indonesia, kurang dari 9% yang menyentuh e-commerce. Dengan begitu sumbangannya ke nilai perdagangan online nasional sangat minim sementara peran UMKM dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sangat dominan, tahun 2016 silam kontribusinya mencapai 57,9%


Selain lewat Balkondes, untuk mengajak UMKM Go Digital, Bank BTN bersama dengan BUMN lain telah membangun Rumah Kreatif BUMN (RKB) yang tersebar di seluruh nusantara. RKB dibangun sebagai fasilitator UMKM untuk mengasah kemampuan mereka memasarkan produknya lewat e-commerce.


“Potensi UMKM harus terus dibangun sehingga sinergi BUMN dibutuhkan untuk merangkul semua UMKM yang merupakan salah satu tulang punggung ekonomi Indonesia untuk bergerak di ekonomi digital, apalagi tahun 2020, pemerintah memprediksi potensi bisnis e-commerce nasional  mencapai US$ 130 miliar,” pungkas Maryono.


Add to Flipboard Magazine.

Tulis Komentar:


Anda harus login sebagai member untuk bisa memberikan komentar.

 

 

 

Popular

   

Photo Gallery

   

Visitor


Jumlah Member Saat ini: 2250