Search:
Email:     Password:        
 





Menikmati Kemewahan di Atas Rel

By Benny Kumbang (Editor) - 30 July 2015 | telah dibaca 2702 kali

Naskah: Sahrudi/dari berbagai sumber Foto: Istimewa

Ada cerita menarik dari hari raya Idul Fitri kemarin, khususnya tentang mereka yang mudik dengan menggunakan kereta api. Bukan kereta api sembarangan, tapi kereta api mewah bertarif hingga puluhan juta rupiah sekali jalan. Ternyata, belakangan ini peminatnya sangat tinggi. Bayangkan saja, persis empat hari menjelang lebaran, kursi kereta itu sudah
ludes dipesan. 

 

Prestise, mungkin menjadi alasan utama mereka, para pemudik elit itu, untuk menumpang kereta yang menyiapkan coffe break hingga ruang karaoke ini. Karena kalau pilihannya soal kecepatan waktu, mungkin pesawat terbang yang menjadi prioritas mereka. Tapi ternyata tak hanya jelang lebaran saja kereta ini laris disewa. Di hari biasa pun, kereta api berkualitas premium ini kerap dijadikan pilihan kalangan CEO perusahaan-perusahaan swasta untuk menggelar rapat korporasi. Atmosfir yang berbeda jika dibanding rapat di hotel mungkin menjadi alasan kenapa mereka menjatuhkan pilihannya ke kereta api.


Indonesia memiliki tiga gerbong kereta yang disiapkan sebagai kereta mewah yaitu Nusantara, Toraja dan Bali. Ketiga gerbong ini dirangkaikan dengan kereta regular lain yang dijalankan dengan listrik yang berkekuatan minimal 300KVA, yaitu Argobromo Anggrek, Argo Gede, Argo Lawu, Bima dan Dwipangga. Tambahan fasilitasnya yang mewah seperti sofa yang nyaman dan ekslusif, kamar tidur yang bisa digunakan oleh dua orang, lampu tidur dan kaca rias dalam kamar serta wastafel. Di dalam kereta ini juga terdapat sebuah lobi yang terdapat pada bagian tengah kereta. Di lobi ini dilengkapi dengan TV, video, audio, penyejuk ruangan, serta toilet. Bagian belakang kereta ini dilengkapi dengan balkon yang memungkinkan Anda untuk melihat pemandangan di luar kereta.


Memang, keberadaan moda mewah di atas rel ini memang telah menjadi tren sejak beberapa tahun lalu, namun dengan perkembangan  teknologi yang semakin tinggi membuat kereta-kereta mewah ini terus meningkatkan performa. Sejumlah negara tercatat memiliki kereta-kereta mewah yang menjadi kebanggaan mereka.


Di India kereta paling mewah memulai perjalanan pada 20 Maret 2010. Kereta bernama “Maharajas Express” tersebut  memiliki kelengkapan sistem pengontrol suhu, toilet ramah lingkungan, perangkat televisi, pemutar DVD, internet, dan telepon.  


Di Peru,  ada kereta api Hiram Bingham yang akan membawa wisatawan melalui pemandangan paling romantis di Peru yang dimulai dan berhenti di Poroy, 20 menit dari ibukota kuno Cuzco.  
Atau yang lebih mewah lagi semacam Rocky Mountaineer yang dimiliki oleh Armstrong Group. Kereta api yang berbasis di British Columbia, Kanada, ini pernah meraih penghargaan 10 Best Rail Experiences in the World dari The International Railway Traveler yang berhasil diterima Rocky Mountaineer pada tahun 2002. Setahun kemudian, BBC memasukkan Rocky Mountaineer dalam ulasan 50 Things To Do Before You Die.

Paling Mewah di Dunia
Afrika Selatan juga punya kebanggaan tersendiri dengan adanya rovos rail.  Kereta yang dikhususkan untuk bersafari menawarkan serangkaian perjalanan di seluruh Afrika Selatan. Sementara dari atas kereta mewah, turis akan disuguhkan alam liar menawan khas Afrika. Dengan fasilitas yang sangat menarik di dalamnya seperti dilansir dari CNN, Selasa (12/1/2015) Anda akan mendapatkan ruangan kelas Royal Suite seluas 16 meter persegi, double bed empuk dan furnitur mewah, kamar mandi mewah lengkap dengan hot tub plus televisi dan WiFi. Kemewahan di atas rel lainnya di Afrika Selatan, juga ditawarkan oleh Blue Train yang disebut-sebut sebagai kereta api paling mewah di dunia yang berbasis di Afrika Selatan. Kereta ini akan membawa Anda melalui perjalanan sejauh kurang lebih 1.600 kilometer di Afrika Selatan antara Pretoria dan Cape Town.


Dan, jika Anda ingin melakukan perjalanan dari London ke Venesia, maka jatuhkan pilihan transportasi premium Anda kepada Venice Simplon Orient Express atau VSOE yang juga melayani perjalanan ke delapan tujuan utama di Eropa, yaitu London, Paris, Roma, Venesia, Wina, Praha, Budapest, Bucharest, Istanbul, Dresden, Krakow, Stockholm, dan Kopenhagen.


Kemewahan lain ditawarkan  di Rusia. Di sana ada Imperial Russia yang merupakan salah satu kereta paling diminati untuk melakukan perjalanan membelah Eurasia. Fasilitas dan pelayanan di atas kereta yang baru mulai beroperasi pada 2014, ini sebanding  dengan hotel berbintang seperti Hilton atau Marriott dengan kamar yang tersedia besar dan rapi. Bahkan di kelas Superior tersedia kamar mandi. Saingannya adalah kereta Golden Eagle yang merupakan kereta paling mewah di antara Trans-Siberia. Ruangannya terbesar di antara kereta Trans-Siberia dengan berbagai pilihan fasilitasnya sangat mengesankan seperti perlengkapan mandi merk L’Occitane.


Kereta Pribadi  
Inilah kereta pribadi tertua di Rusia, namanya  Tsar’s Gold. Kereta ini direnovasi hampir setiap musim. Ruangannya yang luas memiliki sentuhan kualitas khas Jerman dalam semua fasilitas dan penataannya. Maklum, kereta ini dimiliki oleh perusahaan Jerman.  Dengan kabin luas ada fitur spesial yang didekorasi gaya Soviet kuno. Selain itu ada juga Grand Trans-Siberian Express. Dalam hal kenyamanan, kereta ini berada di level yang sama dengan Imperial Russia dengan pilihan yang lebih banyak untuk kabin regular termasuk adanya pertunjukan piano di ruang santai.  


Jika Anda berkunjung ke India, kereta mewah juga bisa menjadi pilihan sejak Palace on Wheels  diluncurkan oleh Indian Railways&Rajasthan Tourism Development Corporation untuk mempromosikan pariwisata di Rajasthan. Palace on Wheels disebut sebagai kereta mewah keempat di dunia yang dapat membawa Anda berpetualang selama delapan hari tujuh malam dari New Delhi, Jaipur, Sawai Madhopur, Chittaurgarh, Udaipur, Jaisalmer, Jodhpur, Bharatpur, Agra, dan kembali ke New Delhi.

 

Pesohor Dunia di Atas Kereta

Kenyamanan kereta api  ternyata membuat kepincut banyak pesohor dan pemimpin dunia untuk menjadikannya sebagai kendaraan alternative. Sebut saja Presiden ke-4 Republik Indonesia (RI) KH Abdurrahman Wahid dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). “Kalau presiden yang paling sering menggunakan kereta wisata SBY dan Gus Dur,” kata Manager Operasi dan Pelayanan PT Kereta Api Pariwisata, Teguh Triyono, kepada wartawan. Biasanya kepala negara bawa serta menterinya, sehingga bisa sekalian rapat di atas kereta tersebut. Ibu Ani Yudhoyono bahkan sempat memposting foto SBY saat menaiki kereta wisata berjenis Toraja pada 16 Februari 2014 lalu di akun instagramnya. Saat itu SBY menaiki kereta ketika ingin menjenguk pengungsi Gunung Kelud di Kediri, Blitar dan Malang.


Di Amerika Serikat, Wakil Presiden Joe Biden, dikenal hobi menumpang kereta. Ia selalu bercerita dengan bangga akan hobinya menaiki kereta komuter dalam 36 tahun kariernya sebagai senator. Ia mengaku senang menyaksikan banyak momen berharga selama perjalanan.  “Sepanjang karier, saya telah pulang pergi dari Wilmington ke Washington. Saya kenal beberapa petugasnya, masinis, dan warga biasa yang pulang menaiki kereta,” tutur Biden.


Di kalangan artis dunia, nama Keanu Reeves adalah sedikit atau mungkin satu-satunya aktor Hollywood yang rajin memanfaatkan kereta api untuk aktifitas kesehariannya.


Bahkan aktor tampan ini pernah tertangkap kamera sedang naik kereta bawah tanah bergabung dengan masyarakat lainnya. Hebatnya lagi,  pria berdarah Hawai ini mempersilakan seorang ibu yang tidak kebagian duduk untuk menempati tempat kursi yang sebelumnya ia duduki. Bintang film Speed ini memilih berdiri.  


Perdana Menteri Inggris David Cameron, yang dikenal karena  kesederhanaannya juga kerap naik kereta api dari rumah tinggalnya ke kantor PM di Downing Street number 10, London, setiap hari! Bagi David Cameron itu hal yang biasa dan tidak berlebihan.


Add to Flipboard Magazine.

Tulis Komentar:


Anda harus login sebagai member untuk bisa memberikan komentar.

 

 

Popular

 

Photo Gallery

 

Visitor


Jumlah Member Saat ini: 2250