Search:
Email:     Password:        
 





Faika Putri, di Antara Passion dan Bisnis

By Syulianita (Editor) - 10 September 2018 | telah dibaca 344 kali

Naskah: Suci Yulianita, Foto: Sutanto

 

Usia boleh muda. Namun model cantik asal Solo, Jawa Tengah ini berhasil memanfaatkan masa mudanya dengan baik. Prestasi dan pencapaian membanggakan diraihnya, baik di bidang modeling maupun bidang akademis. Belum lagi bisnis yang baru ditekuninya mampu dikelolanya dengan baik hingga berkembang.



 

Ketika ditemui Men’s Obsession di restoran mewah, Eastern Opulence di Kawasan Cipaku, Jakarta Selatan, gadis bernama lengkap R A Faika Aslihatin Saudiyah Putri Alhasani ini tampak sangat ayu nan mempesona. Mengenakan busana mewah rancangan ‘Upper Class’ by Angela Prisa dan rancangan Yudhistira menjadikannya terlihat semakin anggun dan elegan. Sungguh mampu mempesona siapapun yang memandangnya.

 

Tak hanya sedap dipandang mata. Sehari bersamanya dan berbincang-bincang dengannya sungguh terkesan bahwa gadis kelahiran Solo, 08 Agustus 1993 ini memiliki kecantikan luar dalam, serta memiliki ‘otak’ yang smart. Terbukti, meski sibuk menekuni dunia modeling dan panggung hiburan, Faika mampu bertanggungjawab pada pendidikannya. Ia berhasil menamatkan Pendidikan S1 Ilmu Ekonomi dari Universitas Trisakti, Jakarta dan kini tengah melanjutkan jenjang pendidikannya ke tingkat Pasca Sarjana.

 

Faika juga aktif di kegiatan sosial. Ia bahkan didapuk sebagai duta anti narkoba bersama jajaran public figure lainnya. Dalam hal ini, Faika sangat tegas untuk say no to Narkoba! Ia menghimbau kepada seluruh anak muda di negeri ini untuk menghindari narkoba dan mencari prestasi sebanyak mungkin.

 

“Narkoba telah menyerang semua kalangan usia, terutama generasi muda. Sebagai duta Anti Narkoba saya mengajak generasi muda untuk menjauh dari narkotika dan obat-obatan terlarang. Secara hukum, kesehatan, dan agama, narkoba jelas jelas dilarang. Peran keluarga dan pergaulan menjadi peran besar untuk pencegahan penggunaan narkoba. Pencegahan, pemberantasan dan peredaran gelap narkoba, merupakan tanggung jawab kita semua untuk mewujudkan Indonesia Bebas Narkoba,” Faika berkata serius.

 

 

Faika mengawali karier di modeling saat masih duduk di bangku kuliah. Saat itu tujuan awalnya hanya ingin mengisi waktu kosong dengan kegiatan yang bermanfaat. Beruntung ia memiliki postur tubuh yang tinggi langsing dengan wajah ayu mempesona, sehingga ia memulainya dengan menjadi model. Beragam ajang kontes kecantikan ia ikuti, mulai dari Putri Pariwisata 2012 – 2013 mewakili Jawa Tengah, wajah Femina, Miss Citizen Journalist Indonesia, hingga Putri Pewarta Indonesia 2015. “Saya memulainya dari putri pariwisata. Setelah itu job untuk fashion show dan pemotretan berdatangan,” ucapnya.

 

Dari situ kariernya di dunia entertainment pun melesat. Tawaran demi tawaran iklan, host, bernyanyi dan adu peran berdatangan. Bukan Faika namanya jika melewatkan kesempatan tersebut begitu saja. Justru semua dilakoninya dengan penuh semangat, semua ia pelajari secara otodidak. Tak sulit baginya lantaran ia merasa di situlah passionnya.

 

“Hobi saya itu di dunia hiburan, di lokasi syuting, terus saya juga suka difoto. Jadi alhamdulillah banget hobi yang dibayar. Nah seiring berjalannya waktu ada tawaran ngehost, ada tawaran sinetron, dan itu kesempatan besar buat saya, semuanya saya pelajari otodidak karena kesempatan tidak datang dua kali,” ungkap pemilik tinggi badan 174 cm dan berat 50 kg ini.


 

Merambah Bisnis dan Kegiatan Sosial

 

Tak cukup puas dengan dunia hiburan, Faika melirik peluang usaha. Menurutnya, bisnis lebih menjanjikan untuk masa depannya kelak. Untuk itu, sejak dua tahun lalu, di usianya yang masih terbilang muda, Faika mencoba peruntungan di dunia bisnis. Faika yang hobi fashion dan bersolek ini membuka butik. Ia mengelola clothing line serta kosmetik dengan brandnya sendiri, yakni Queen by Faika Putri untuk busana, Saudia by Faika Putri untuk Scarf, dan Lentik by Faika Putri untuk Eyelash. Meski masih seumur jagung, usahanya itu mampu berkembang dengan baik. Butiknya memiliki cabang di Jawa Timur selain pusatnya di Jakarta.

 

Yang menarik, bisnis butiknya ini sebenarnya berawal tak sengaja. Bermula dari teman-temannya yang menyukai semua busana dan aksesoris yang dikenakannya. Faika pun terpikirkan untuk memulainya menjadi sebuah bisnis yang menghasilkan. “Bisnis sejak dua tahun lalu, sejak lulus kuliah. Awalnya setiap saya pake baju walaupun nggak mahal tapi teman teman suka, dan selalu mengira itu mahal. Akhirnya saya berpikir kenapa tidak lebih produktif, bukan hanya produsen tapi juga memproduksi. Ya sudah akhirnya saya bikin baju-baju kasual dan saya jual, kebanyakan yang beli teman teman sendiri,” ujar sulung dari dua bersaudara ini.

 

Ke depan, selain fokus membesarkan bisnis butiknya penghobi traveling dan kuliner ini, masih memiliki mimpi ingin mengembangkan bisnisnya lagi merambah bisnis kuliner. Dan selaras dengan hobinya, ia pun ingin kelak mendapat kesempatan memiliki program televisi wisata kuliner.  

 

Ya, Faika sejatinya masih memiliki mimpi mimpi besar dalam hidupnya. Di samping mimpi besar bisnisnya, Faika masih memiliki mimpi mulia, ingin hidupnya bisa bermanfaat bagi orang lain. Karena arti kesuksesan baginya adalah bagaimana ia bisa membantu orang banyak dan memberikan manfaat bagi orang lain. Untuk itu ia pun tergerak aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial, seperti program 1000 guru, yakni sebuah program sosial kunjungan dan sosialisasi ke daerah terpencil di Nusa Tenggara Barat (NTB).

 

 

Lokasi :           Eastern Opulence

                      Jalan Cipaku I No. 85

                      Jakarta Selatan

 

Busana :         - ‘Upper Class’ by Angela Prisa

                      -  Yudisthira

 

 


Read More    

Add to Flipboard Magazine.

Tulis Komentar:


Anda harus login sebagai member untuk bisa memberikan komentar.

                 

Popular

 

Photo Gallery

Visitor


Jumlah Member Saat ini: 2250