Mengintip Mobil Menteri

Oleh: Syulianita (Editor) - 18 December 2019 | telah dibaca 470 kali

Naskah: Purnomo

 

Cerita tentang keberadaan para menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) tetap memiliki magnet bagi masyarakat. Menarik dan banyak yang ingin tahu. Salah satunya soal mobil dinas yang mereka dapatkan dari negara sebagai tunggangan dalam melaksanakan tugas sehar-hari. Nah, untuk KIM, Sekretariat Negara telah menjatuhkan pilihannya pada Toyota Crown 2.5 HVG - Executive Hybrid untuk dipakai para pejabat tinggi negara setingkat Menteri di pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan K.H. Ma’ruf Amin periode 2019–2024.

 

Sedan ini merupakan bagian dari generasi ke-15 Toyota Crown yang mulai dihadirkan pada tahun 2018 lalu. Toyota Crown 2.5HV G-Executive Hybrid ini juga merupakan salah satu lineup jajaran kendaraan elektrifikasi Toyota yang ramah lingkungan. Menggunakan platform Toyota New Global Architecture (TNGA) yang mengusung 3 pilar, yakni Agility, Stability, dan Visibility berfungsi untuk memperkuat struktur sasis guna meningkatkan performa kendaraan hingga titik terbaiknya, dan untuk menonjolkan keunikan fitur setiap model agar dapat mempertegas daya pikatnya.

 

Pastinya, sedan paripurna ini menyajikan kenyamanan penumpang sebagai poin utama, dengan paduan fitur kenyamanan lengkap serta advance safety feature guna memberikan rasa aman, tenang, dan nyaman di jalan. Selain mengaplikasikan teknologi Hybrid yang merupakan salah satu wujud komitmen Toyota untuk menciptakan mobil ramah lingkungan yang paling relevan saat ini, mobil resmi para pejebat tinggi ini adalah road map kendaraan elektrifikasi di Indonesia. 

 

Lalu, apa saja spesifikasi menarik dari mobil satu ini?

•Menggunakan dapur pacu berkode A25FXS dengan kapasitas 2.487 cc 4 silinder Dynamic Force Engine yang mampu menghasilkan power maksimum184 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 221 Nm pada 3.800-5.400 rpm.

•Untuk tenaga listrik mengaplikasikan electric motor dengan power 143 PS dan torsi 300 Nm sejak pedal gas diinjak.

•Menggunakan transmisi Electronically Controlled CVT.

•Menggunakan baterai jenis Nickel-metal Hydride (Ni-MH).

•Sinergi antara motor listrik dan motor bakar lewat kendali HSD II yang efisien, membuat mobil dengan radius putar 5,3 meter ini mencatat konsumsi bensin yang efisien.

•Menggunakan standar pengetesan JC 08, konsumsi bahan bakarnya sekitar 20,8 km/L.

•Tingkat emisi yang rendah yaitu 112.0 g/km, menjadikannya lebih ramah.

•Aplikasi platform TNGA membuat Toyota Crown memiliki dimensi yang lebih besar ketimbang Crown generasi ke-13.

•Sedan ini memiliki panjang 4.910 mm, lebar1.550 mm, tinggi 1.455 mm, dan wheelbase 2.920mm. Bandingkan dengan Crown generasi ke-13 yang mempunyai panjang 4.870 mm, lebar 1.535 mm, tinggi 1.470 mm, dan wheel base 2.850 mm.

• Low center gravity yang dimiliki mobil ini dapat meningkatkan stability dan kenyamanan berkendara.

• Toyota Crown 2.5 HV G-Executive Hybrid ditandai dengan desain grille besar yang mengintrusi bumper depan.

• Logo mahkota dengan aksen berwarna biru merupakan simbol kendaraan ramah lingkungan.

• Deretan lampu LED dengan desain futuristik baik di area depan maupun di belakang menjadikannya sangat elegan.

• Untuk roda digunakan velg alloy ukuran 18 inci.

 

Tampilan interior :

• Dual touch panel monitor ditempatkan di tengah dashboard yang menampilkan ragam informasi, termasuk skema kerja Hybrid Synergy Drive (HSD) II.

• Penggunaan kemudi three-spoke diperkaya dengan berbagai tombol pengatur, seperti cruise control, AC climate control triple
zone, dan sistem audio disertai fitur kenyamanan dan kemudahan seperti pemutar DVD Blu-ray, TV digital, Bluetooth, dan Wifi.

• Perangkat safety lengkap, seperti SRS airbag pada driver dan passenger seat, driver knee, driver and passenger side dan curtain shield pada kabin depan juga belakang,termasuk sasis TNGA yang diperkuat di beberapa sisi untuk meredam dampak tumbukan.

• Fitur safety sebagai bagian dari upaya pencegahan kecelakaan Toyota Safety Sense 2, di antaranya fitur Pre-Collision System (PCS) untuk mendeteksi keberadaan obyek di depan mobil, seperti pejalan kaki dan pesepeda.

• Lane Departure Alert (LDA) yang akan memberikan peringatan dan membantu mengoreksi kemudi jika mobil melebar hingga memotong jalur dari posisi seharusnya di jalan.

• Automatic High Beam (AHB) disematkan guna meningkatkan jarak dan daya pandang pengemudi serta mengembalikan ke lampu utama ketika terdeteksi ada kendaraan di depan.

• Dynamic Radar Cruise Control (DRCC) yang dapat memantau keberadaan kendaraan lain di depan dan menjaga jarak aman saat cruising di jalan tol.

• Fitur Blind Spot Monitor (BSM) ditanamkan untuk peringatan ketika ada kendaraan lain di area blind spot mobil.

• Tire Pressure Warning System untuk memantau tekanan angin ban dan memberitahu jika ada yang kurang.