Ramuan Empon-Empon Penangkal Corona

Oleh: Syulianita (Editor) - 15 May 2020 | telah dibaca 247 kali

Naskah: Gia Putri Foto: Sutanto

 

Virus Corona telah masuk ke Indonesia. Virus yang dikenal dengan nama COVID-19 ini mampu menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, hingga kematian.

 

Meskipun belum ditemukan vaksin dan obat untuk perangi Corona. Namun, Anda jangan panik karena masih ada banyak cara untuk mencegah virus tersebut, salah satunya dengan meminum ramuan empon-empon yang dipercaya mampu menjaga kondisi tubuh selalu fit dan meningkatkan imunitas.

 

Menariknya, ramuan tradisional yang satu ini terbuat dari bahan-bahan yang bisa Anda temukan di dapur dan sangat mudah dibuat. Yang mau mencoba, langsung saja simak resepnya berikut ini.

 

Bahan:

  • 150 gram jahe, dipotong-potong
  • 100 gram temulawak, dipotong-potong
  • 150 ml air
  • 1 lembar daun pandan
  • 5 sendok gula merah/gula putih sesuai selera
  • Kencur secukupnya
  • Kunyit secukupnya
  • 2 batang kayu manis
  • 2 batang sereh

 

Cara Membuat:

  • Bersihkan dan potong-potong atau geprek semua bahan.
  • Rebus semua bahan hingga mendidih.
  • Saring air rebusan ke dalam gelas.
  • Diamkan air rebusan hingga hangat.
  • Air bisa segera diminum selagi hangat.

 

Itulan resep ramuan empon-empon. Semoga minuman ini bisa membantu Anda menjaga daya tahan tubuh di tengah banyaknya isu kesehatan saat ini.

 

Namun, yang harus digarisbawahi adalah meminum ramuan empon- empon secara berlebihan juga tidak baik. Sebaiknya mengonsumsinya sesuai dengan kondisi tubuh yang ada. Cukup seminggu dua atau tiga kali saja.

 

Dilansir dari liputan6.com menurut pengajar dan peneliti Fakultas Farmasi UGM Ronny Martien jamu atau empon- empon merupakan langkah preventif agar terhindar dari virus Corona. “Bukan obat virus Corona, tetapi rutin meminum jamu atau ramuan empon-empon dapat meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga terhindar dari penyakit. Dan terpenting adalah masalah lifestyle harus diperbaiki. Virus ini muncul kalau tubuh kita lemah,” pungkasnya.