Michael Wanandi (Presiden Direktur PT Combiphar)

Oleh: Syulianita (Editor) - 25 August 2020 | telah dibaca 156 kali

 

Championing a Healthy Tomorrow

Naskah: Suci Yulianita Foto: Dok. Pribadi

 

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang consumer healthcare, Combiphar memiliki tujuan ingin turut serta berkontribusi dalam mewujudkan generasi anak bangsa yang lebih sehat. Bukan sekadar lips service, di bawah kepemimpinan sang nakhoda, Michael Wanandi, Combiphar gencar mengampanyekan gaya hidup sehat, tak hanya fokus pada penjualan produk. Ya, karena baginya, kesehatan lebih penting dari apapun!

Sungguh menarik berbincang- bincang dengan Presiden Direktur PT Combiphar, Michael Wanandi. Gaya bicaranya yang blak-blakan, pembawaannya yang santai dan tidak kaku, menjadikan perbincangan via daring berdurasi lebih dari satu jam ini tak terasa. Kepada tim Men’s Obsession, Michael menceritakan banyak hal, mulai dari visi misi Combiphar ingin menjadi bagian dalam mewujudkan generasi Indonesia yang lebih sehat, hingga bagaimana bertahan di tengah pandemi Covid-19 yang tengah mewabah saat ini. Tak ketinggalan cerita menarik mengenai gaya kepemimpinannya yang sangat memerhatikan dan memedulikan timnya yang berjumlah sekitar 1500 orang ini.

Dengan tagline ‘Championing a Healthy Tomorrow’, melalui Combiphar Michael ingin berkontribusi bagaimana memelopori hari esok
yang lebih sehat. Tak sekadar tagline karena sesungguhnya Michael telah mempersiapkannya sejak tahun 2012, jauh sebelum masyarakat menyadari akan pentingnya gaya hidup sehat. Sementara baru pada tahun 2020 ini, ketika wabah Covid-19 menghantam, masyarakat baru peduli akan gaya hidup sehat, seperti selalu mengenakan masker dan cuci tangan baik menggunakan air maupun hand sanitizer, Combiphar justru sudah menyadari dan memulainya sejak lama.

Sebelumnya, Combiphar merupakan perusahaan nasional yang menitikberatkan obat-obat resep dokter. Namun, pada tahun 2012 Combiphar melakukan perubahan, menambah produk consumer healthcare sebagai wujud memulai mimpi besarnya itu. “Nah, ini kita ingin mengajarkan masyarakat jangan sampai jatuh sakit karena kesehatan itu mahal. Jadi, kita berpikir kenapa kita tidak mengubah cara pola pikir masyarakat Indonesia bagaimana hidup preventif. Jadi, pada 2012 itu kita mengarahkan bagaimana Combiphar bisa mengambil peran menjadi inisiator untuk hidup sehat,” ujar penghobi Golf ini.

Dalam mewujudkan visi misinya itu, Combiphar kini juga fokus pada pengembangan produk-produk yang bisa mencegah datangnya penyakit, seperti jamu, madu, serta vitamin dan suplemen. Adapun produk umum Combiphar yang telah dikenal masyarakat, antara lain OBH Combi, obat tetes mata Insto, dan Madurasa. Produk lainnya merupakan obat-obat penyakit dengan resep dokter, seperti obat kanker serta obat diabetes. “Kita akan menambah produk-produk yang lebih alami, seperti herbal, jamu juga madu. Itu adalah produk-produk yang akan kita kembangkan ke depan,” terangnya.

Saat awal pandemi Covid – 19 mewabah di Indonesia pada awal Maret 2020 lalu, yang pertama terbersit dalam pikiran Michael adalah seluruh jajaran tim Combiphar! Bagaimana mereka bisa tetap sehat dan produktif di tengah badai ini. Apalagi Combiphar merupakan bagian dari industri kesehatan di mana sangat dibutuhkan kehadirannya di tengah pandemi ini. “Dimulai dari internal dulu, aset kita, karyawan terutama pabrik jangan sampai produksi terlambat. Ini yang kita khawatirkan karena di bidang kesehatan, jadi harus memastikan produk-produk yang kita produksi masih bisa diproduksi. Karena, meski banyak sekali orang takut Covid-19, tapi kan banyak juga masyarakat
yang ada penyakit lainnya yang membutuhkan obat-obatan, dan mereka ini yang sebetulnya berisiko besar kena Covid-19 juga,” Michael menegaskan. Setelah itu, barulah Michael dan tim memberikan bantuan terjun langsung ke masyarakat, terutama masyarakat sekitar pabrik di Padalarang. Di samping itu, bersinergi dengan pemerintah, Combiphar juga turut memberikan bantuan lainnya, seperti membantu BPOM dalam penyediaan obat-obatan, obat batuk, vitamin, dan lainnya.

“Kita juga membantu pasien cuci darah, kita memiliki produk Eporon yang membantu meningkatkan sel darah merah, bagi pasien gagal ginjal. Mereka juga kesulitan karena pandemi ini. Nah, kita memberikan donasi pada mereka supaya di masa susah ini mereka tetap bertahan hidup, apalagi pasien gagal ginjal lebih mudah terjangkit penyakit,” ucap Michael.

Di usia Indonesia yang ke-75 tahun pada Agustus 2020 ini, Michael memiliki harapan agar bangsa Indonesia bisa berdikari, terutama dalam bidang kesehatan, bagaimana membangun industri kesehatan yang solid. Meski hal itu tidaklah mudah dan membutuhkan waktu yang sangat panjang, Michael yakin bahwa Indonesia akan mampu berdiri sendiri. Setidaknya Michael dapat membuktikan bahwa Combiphar sebagai perusahaan lokal, tapi memiliki kualitas yang baik, bahkan ada beberapa produk global yang diproduksi di pabrik Combiphar. Hal ini tentu menjadi keyakinan bahwa bangsa Indonesia mampu membuat produk-produk berkualitas di industri kesehatan.

Memimpin dengan Memberi Contoh

Michael adalah tipe pemimpin yang sangat mengayomi dan memerhatikan kesejahteraan karyawannya. Hal itu tersirat selama perbincangan, dengan penuh semangat ia selalu menceritakan bagaimana tim Combiphar yang solid di bawah kepemimpinannya. Sebagai seorang pemimpin, Michael menerapkan kepemimpinan dengan memberi contoh. Karena menurutnya, mengubah karakter seseorang akan lebih mudah jika ada role model-nya, dan di sinilah ia harus bisa berperan sebagai role model. Michael memberi contoh, pada saat transformasi tahun 2012, Michael membuat keputusan adanya larangan merokok bagi semua karyawan Combiphar. Diakui, awalnya memang tak mudah bahkan tim HRD pun sempat meragukan. Namun, pada akhirnya berhasil karena adanya contoh dari sang pemimpin. “Jadi, saya berharap bahwa setidaknya kita bisa memulai dari kita dulu. Dan, mudah-mudahan hidup kita bisa berdampak baik bagi orang lain,” harapnya.

Michael juga seorang pemimpin yang tak sungkan terjun langsung ke bawah, ia juga tipe pemimpin yang terbuka, siapapun bisa memberi masukan, saran, dan ide tanpa terkecuali. Untuk itu, ia menggunakan sebuah platform media sosial khusus internal Combiphar, yaitu CombiConnect. Melalui platform ini, seluruh karyawan bebas mengekspresikan perasaannya, bebas mengeluarkan pendapat, saran, dan kritik yang hanya bisa dilihat pihak internal. Platform ini juga berfungsi sebagai komunikasi dua arah, antar pimpinan dan karyawan.