Rivan Achmad Purwantono (President Director PT Bank KB Bukopin Tbk)

Oleh: Syulianita (Editor) - 27 April 2021 | telah dibaca 420 kali

Semangat Juara Sang Bankir Mahir

Naskah: Sahrudi Foto: Sutanto/Istimewa

Jam menunjukkan pukul 02.00 WIB malam, Rabu 1 Juli 2020 saat ratusan orang nasabah menggeruduk Kantor Pusat Operasi Bank Bukopin di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan. Mereka khawatir akan permasalahan yang dialami oleh Bank Bukopin saat itu dan berniat mengambil uangnya di bank tersebut. Tak banyak yang tahu jika di tengah massa itu ada sosok pucuk pimpinan bank tersebut, Rivan Achmad Purwantono. Pria tinggi besar ini turun tangan menemui langsung nasabah untuk tetap tenang sembari berpikir bagaimana caranya tidak terjadi antrean yang mengular.

Malam itu juga dia menelpon seluruh direksi dan pejabat terkait Bank Bukopin untuk rapat mendadak pagi pukul 08.00 WIB keesokan harinya. Dalam rapat dia meminta semua pimpinan mencari cara secepatnya agar tidak terjadi lagi antrean nasabah. Pasalnya ia heran banyak yang mengaku nasabah tapi tidak membawa data diri dan dokumen bank. Ada kecurigaan di situ dan itu harus diselesaikan dengan sistem yang bisa menyaring mana nasabah sebenarnya dan bukan. Tak butuh waktu lama sistem pun tercipta, dengan teknologi IT yang ditempuh timnya, bank bisa melayani nasabah dengan baik tanpa harus ngantri di kantor Bank Bukopin. Beberapa hari kemudian tak ada antrean nasabah yang ingin menarik uangnya di bank tersebut. Dengan pendekatan tepat, nasabah diyakinkan bahwa tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Sepenggal cerita itu hanya sekadar untuk memperlihatkan sosok Rivan sebagai bankir yang mampu berpikir cepat, strategis, cerdas, dan terukur dalam menyelesaikan setiap dinamika yang terjadi. Wajar kalau kemudian ia dipercaya menjadi garda terdepan proses transformasi Bank Bukopin menjadi Bank KB Bukopin.

Ya, Rivan Achmad Purwantono merupakan salah satu sosok pemimpintransformasi dalam sejarah Bank Bukopin yang kini telah resmi berganti nama menjadi Bank KB Bukopin. Sekadar catatan, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) menyetujui pergantian nama menjadi KB Bukopin, pada Selasa (22/12/2020).

Belum setahun, tangan dingin Rivan mulai terlihat mampu membangkitkan Bank KB Bukopin bahkan melepaskan bank ini dari gejolak permasalahan likuiditas hingga isu negatif yang menyebabkan terjadinya penarikan dana besar-besaran oleh nasabah sebelumnya. Rivan adalah figur bankir yang sangat memahami dan berupaya berempati terhadap nasabah saat itu. "Saya membuktikan secara langsung untuk menemui dan memberikan klarifikasi terkait permasalahan yang sedang kami alami saat itu. Hal ini saya lakukan tidak hanya ke nasabah, namun juga ke regulator, media, dan seluruh stakeholder Bank KB Bukopin,” ujar Rivan menegaskan.

Masuknya Kookmin Bank (KB) yang merupakan bank global milik Korea Selatan sebagai PSP tentunya menuntut Rivan untuk terus berkomitmen meningkatkan corporate value KB Bukopin. “Sejak September 2020, kami berupaya untuk melakukan sinergi melalui serangkaian upaya transformasi untuk melahirkan new Bukopin dan mewujudkan misi kami menjadi top ten bank di Indonesia,” ujarnya.

Peningkatan corporate value berhasil dibuktikan Rivan melalui meningkatnya harga saham Bank KB Bukopin yang menunjukkan performa yang cukup outperform. Tengok saja harga sahamnya, dari yang semula sempa terpuruk di Rp98 kini menjadi Rp500.

Apa yang membuat penyuka motor Vespa ini mampu mengendalikan keadaan yang semula buruk menjadi lebih baik? “Ya, karena saya selalu menanamkan semangat juara dan jangan menganggap masalah sebagai beban, tapi sebagai dinamika, serta menjadikan tugas sebagai passion,” tegasnya. Satu lagi, lanjutnya, “Kerja ini harus dijadikan kebiasaan, bukan dijadikan beban. Sekali Anda menyebut kerja ini menjadi beban, selanjutnya dan seterusnya akan menjadi beban hidup Anda. Tetapi kalau menjadi kebiasaan hidup, bukan beban buat Anda,” pungkas pria kelahiran Kudus, 26 September 1966 ini.