Oleh: -

Ade Munawaroh Yasin (Bupati Bogor)

Naskah: Nur Asiah Foto: Fikar Azmy

Seiring dengan semakin banyaknya perempuan menduduki posisi pemimpin pemerintahan, tidak sedikit pula yang mampu menuai prestasi. Salah satunya adalah Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin yang telah menjabat sejak 2018. Melalui program Pancakarsa, Bumi Tegar Beriman tetap tangguh di tengah gempuran pandemi.

Pancakarsa merupakan lima keinginan atau cita-cita untuk pembangunan dan pertumbuhan Kabupaten Bogor selama lima tahun. Di antaranya Bogor Membangun, Bogot Sehat, Bogor Cerdas, Bogor Maju dan Bogor Berkeadaban. Pembangunan infrastruktur digenjot Ade melalui program satu miliar satu desa (Samisade) yang menuai pujian dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT). Hingga saat ini telah digelontorkan dana sebesar Rp318,5 miliar kepada 356 desa untuk menstimulus pembangunan infrastruktur desa yang diambil dari APBD Kabupaten Bogor.

Selain pelayanan kesehatan gratis dengan Bogor Sehat, dilakukan pula pembangunan sarana atau fasilitas RSUD, puskesmas rawat inap secara bertahap di setiap kecamatan, serta peningkatan kesejahteraan tenaga kesehatan. Program Bogor Cerdas juga mendorong penyediaan sarana dan operasional pendidikan secara cuma-cuma lewat Kartu Bogor Cerdas, pemberian sertifikasi, pemberian insentif bagi guru honorer yang jumlahnya lebih besar dari guru tetap/ASN, juga termasuk guru madrasah dan guru PAUD. Bogor Maju mendukung peningkatan mutu pelayanan masyarakat, peningkatan tata kelola pemerintahan, penciptaan iklim investasi, penanggulangan pengangguran, peningkatan industri pariwisata berbasis masyarakat dan pemberdayaan petani (farmer empowering) dengan pemberian modal lewat Kartu Tani. 

Bogor Beradab adalah program pemberian bantuan pada pesantren, masjid, mushola, ormas Islam, Majelis Talim, hingga pengelola pemerintahan di tingkat RT maupun RW. Sebagai bagian Karsa Maju, diresmikan pula Bogor Career Center sebagai pusat informasi kerja.

Kabupaten yang berada di bawah pimpinan Ade ini berhasil terus berinovasi meskipun di tengah pandemi. Setelah melakukan refocusing anggaran senilai Rp866 miliar lebih untuk penanganan Covid-19, Pemkab Bogor menghasilkan 277 inovasi daerah pada 2020. Apresiasi pun datang dari Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri yang memberikan Kabupaten Bogor predikat sebagai Kabupaten/Kota terinovatif di Indonesia dalam ajang Innovative Government Awards (IGA) 2020. Tidak berhenti di sana, realisasi inovasi yang diinisiasi Ade membuat Kabupaten Bogor menjadi salah satu dari 39 pemerintah daerah yang masuk nominasi IGA 2021. 

Pembangunan di Kabupaten Bogor diarahkan untuk semaksimal mungkin memanfaatkan perkembangan teknologi informasi digital, hal ini agar siap menjadi kabupaten cakap digital. Program-program Ade Yasin juga dinilai sangat mengakomodasi milenial dan kaum perempuan. Salah satunya adalah peluncuran Sistem Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Berbasis Masyarakat (SIGADIS) sebagai langkah strategis Pemkab Bogor dalam percepatan perlindungan.