113 Tahun Pegadaian, Penggerak Masa Depan Indonesia

Oleh: Benny Kumbang (Editor) - 24 March 2014 | telah dibaca 2315 kali
Sejak didirikan pertama kali di Sukabumi pada tanggal 01 April 1901 Pegadaian tetap konsisten dengan misinya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat menengah ke bawah. Mengandalkan pengalaman panjang dan kekuatan sumber daya manusia yang dimiliki, Pegadaian menetapkan jasa gadai sebagai bisnis utama dengan komposisi terbesar dalam portofolio bisnisnya. Melalui visinya untuk selalu menjadi market leader dalam bisnis gadai, perusahaan yang telah beralih status badan hukum sebagai Perseroan Terbatas (PT) sejak 01 April 2012 ini terus menjaga komitmen untuk memberikan pelayanan yang tercepat, termudah, dan aman.

Perusahaan yang dapat bertahan dalam jangka panjang adalah perusahaan yang mampu menyesuaikan dengan lingkungan bisnis yang terus berubah. Oleh karena itu Pegadaian melakukan transformasi yang terus menerus. Usaha gadai sebagai bisnis utama ditingkatkan kualitas pelayanannya terutama dengan sentuhan transformasi teknologi informasi. Dengan perubahan teknologi informasi, pelayanan yang awalnya bersifat offline kini sudah berubah menjadi online. Nasabah yang awalnya harus melakukan pembayaran tebusan, perpanjangan kredit, dan pembayaran lain di tempat awal bertransaksi, kini transaksi tersebut dapat dilakukan di Pegadaian mana saja. Sampai saat ini terdapat 4.653 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia.