Search:
Email:     Password:        
 





Smartphone Selfie Premium

By Andi Nursaiful (Administrator) - 11 September 2014 | telah dibaca 2055 kali

Smartphone Selfie Premium

Andi Nursaiful/berbagai sumber,  Foto: Istimewa

Hampir separuh orang dewasa (47%) mengaku melakukan selfie. Sebanyak 40% orang berusia 18-24 tahun mengaku melakukan selfie setidaknya seminggu sekali, dan wanita 1/3 kali lebih banyak melakukan selfie dibanding pria.

Fenomena global ini kontan ditangkap dengan baik oleh produsen ponsel cerdas, dengan berlomba mendesain ponsel dengan fitur khusus selfie.

Data yang dihimpun Sony Mobile, menyebutkan, selfie pertama kali dilakukan pada 2004, dan diunggah di Flickr. Baru delapan tahun kemudian, 2012, kata “selfie” benar-benar meledak.

Penggunaan kata “selfie” meroket hingga 17.000% dan dinobatkan sebagai Top 10 Buzzwords tahun 2012 oleh Time Magazine. Bulan November tahun lalu, kata “selfie” pun diumumkan sebagai “Word of the Year” oleh Oxford English Dictionary.

Selfie wajah seseorang yang dibagikan melalui situs sosial, 38% lebih mungkin untuk di-Like, dan 32% lebih mungkin dikomentari. Lantas, ada enam hal teratas yang disentuh ulang secara realtime sebelum sebuah foto selfie di-share, yaitu: 34% noda pada wajah, 15% bentuk wajah, 14% warna kulit, 3% bibir, 3% warna / kecerahan mata, 2% bentuk/ukuran mata, dan sisanya tidak jawab/tidak tahu.

Tidak semua smartphone mampu melakukan tugas touch up tadi. Sebab, fungsi kamera sebuah smartphone dalam meningkatkan kualitas foto selfie, seharusnya: Lampu kilatnya mampu memastikan foto berpencahayaan cukup (27%), mampu menambahkan efek gambar atau meng ubah warna (27%), lensanya  bersudut luas untuk menangkap lebih banyak teman atau background ke dalam frame (23%), mampu mengambil banyak foto hanya dengan satu tekanan tombol (12%), dan kemampuan berbagi foto melalui media sosial secara instan (7%).

Di sinilah lahan perlombaan baru di antara para produsen smartphone dunia. Mereka berlomba mengakomodir fitur-fitur yang mampu memneuhi kebutuhan untuk menghasilkan sebuah foto selfie yang maksimal. Di halaman-halaman berikut adalah sejumlah smartphone kelas premium yang mengusung fitur khusus untuk selfie.

Sony Xperia C3

Ditenagai prosesor Quad-core Snapdragon 1.2 GHz, 1GB RAM, 8GB memori flash, dengan OS Android 4.4 (KitKat), Xperia™ C3 memang terbilang standar untuk ponsel menengah ke atas saat ini. Kecuali satu hal, yaitu memuat banyak fitur yang diidamkan para penyuka selfie.

Antara lain,  kamera depan PROselfie 5MP bersudut bidik lebar (25mm, sudut 80 derajat ) dengan mode Superior Auto dan lampu kilat LED lembut dalam berbagai kondisi cahaya, memiliki fitur efek AR pada kamera depan dengan grafis dan tema seru, fitur Portrait Retouch untuk makeover secara realtime untuk dua orang dengan pilihan 10 gaya berbeda.

Ada pula 10 bingkai DECO dan efek mata bersinar ajaib untuk 6 perubahan pola refleksi mata. Sementara kamera utama 8MP plus sensor citra Exmor RS™ dibenamkan untuk foto terbaik, bahkan dalam kondisi cahaya sulit. Tak ketinggalan fitur Timeshift-burst untuk menangkap 31 bingkai dalam 2 detik, memilih yang terbaik, atau menyimpan semuanya.

Nokia Lumia 730 dan 735

Secara umum, Lumia 730 dan Lumia 735 besutan Microsoft adalah sama. Untuk Lumia 730, Microsoft  menawarkan dukungan dual SIM, sedangkan Lumia 735 single SIM menawarkan dukungan jaringan 4G LTE (Long Term Evolution). Keduanya mengusung kamera depan 5 MP dengan lensa wide-angle akan mampu menghasilkan foto selfie berkualitas tinggi.

Lumia 730 dan 735 memang sejak awal didesain sebagai smartphone khusus selfie. Buktinya, kamera depan hanya terpaut 1,7 MP dari kamera belakang (6,7 MP), yang dilengkapi fitur autofokus lengkap dengan LED flash dan lensa ZEISS, serta fitur F/1.9 aperture untuk pencahayaan rendah. Untuk kamera depan, aperturenya sebesar F/2.4 yang dilengkapi Nokia Storyteller, Nokia Creative Studio, dan fitr Lumia Selfie.

Keduanya didesain dengan layar sentuh berukuran 4,7 inci beresolusi HD 1280 x 720 piksel, memuat fitur Curved glass (2.25D), ClearBlack, SuperSensitive Touch, High Brightness Mode, hingga Sunlight readability enhancements.

Keduanya mengusung prosesor Qualcomm Snapdragon 400 (MSM8926) 1.2 GHz quad-core dengan sistem pengoperasian Windows Phone 8.1 GDR1, memori internal 8GB yang didukung slot microSD hingga 128 GB.

Huawei Ascend P7

Ponsel Android ini diposisikan sebagai smartphone yang sangat layak untuk selfie, yang diklaim lebih ringan, tipis, dan cepat, dari kompetitor mereka. Ascend P7 tampild engan layar 5 inci resolusi full HD 1080 x 1920, Corning Gorilla Glass 3, dan prosesor quad-core 1.8GHz Cotex-A9, dan memori RAM 2GB.

Ponsel premium ini juga telah mengaplikasikan Emotion UI di atas software Android 4.4.2 KitKat. Ini adalah sistem pegoperasian yang menghilangkan laci aplikasi Android standar dan menggantikannya dengan penekanan bergaya iOS pada home screen.

Untuk keperluan selfie, Ascend P7 dibekali kamera depan beresolusi 8MP. Sedangkan untuk kamera primer di belakang, menggabungkan dengan sensor 13MP yang disediakan oleh pihak Sony.

Memori internalnya mencapai kapasitas 16 GB, sementara slot memori eksternal bisa menampung hingga 64 GB. Smartphone ini didukung jaringan LTE dan juga terdapat Bluetooth, MicroUSB, USB On-The-Go dan NFC sebagai media transfer data dari perangkat lain.

ZTE Nubia X6

Nubia X6 dari ZTE adalah phablet dengan ukuran yang tergolong lebar dibanding phablet pada umumnya. ZTE merndesain ukuran layar 6.44 inci Full HD, dan kamera depan untuk selfie yang tidak tanggung-tanggung, bersensor 13 MP.

Bukan saja untuk selfie, Nubia X6 ini memang didesain dikhususkan untuk hobi fotografi ponsel. Kamera depan dan kamera utama di belakang sama-sama mengusung sensdor 13 MP. Namun kamera utama mendukung lima elemen lensa dengan aperture f/2.0 dan OIS, sementara untuk bagian depan dengan aperture f/2.2 tanpa OIS.

Sebagaimana ponsel premium sekelas Samsung Galaxy S5, Sony Xperia Z2, dan HTC One M8, Nubia X6 juga disokong prosesor Qualcomm, quad-core Snapdragon 801 MSM8974A dengan clock 2,3GHz (Krait 400) dan GPU Adreno 330. Ada opsi prosesor Snapdragon 801 (MSM8974AC) dengan clock 2.5 GHz. Sementara kapasitas RAM sebesar 3GB (opsional 2GB) dan pilihan memory internal 32GB/64GB/128GB.

Dari segi konektivitas, kemampuan Nubia X6 cukup lengkap. Mulai dari LTE-4G, Wi-Fi, Bluetooth 4.0. koneksi nirkabel NFC, 3 Microsophones, 2.5/5.0GHz WiFi, hingga kemampuan USB 3.0 dengan On-The-Go (OTG). Seperti kebanyakan ponsel Cina lainnya, Nubia X6 juga mendukung penggunaan dual-SIM Card dengan masing-masing kartu berjalan di jaringan 3G dan LTE-4G.

HTC One M8

Ini adalah penerus ponsel laris HTC One. Berada di posisi premium,  HTC One M8 tampil berbekal layar Super LCD3 5 inci berresolusi 1.920 x 1.080 pixel, dan kerapatan 440 pixel per inci,  prosesor quad-core Qualcomm Snapdragon 801 kecepatan 2,5GHz, RAM 2GB, memori internal 16GB, baterai 2.600mAh, dan berjalan dengan sistem operasi Android 4.4 (KitKat).

HTC telah memodifikasi tampilan dan fitur sistem operasi tersebut dengan HTC Sense yang telah memasuki versi 6.0. Di sana terdapat fitur-fitur eksklusif seperti BlinkFeed untuk melihat informasi, notifikasi, dan berita terkini. Ada juga aplikasi Zoe yang mampu menggabungkan foto dan video secara otomatis menjadi klip video yang lengkap dengan musik latar.

Untuk keperluan selfie, M8 mengandalkan kamera depan 5 MP yang mampu mengambil foto dengan sudut pandang lebar, serta memudahkan untuk selfie. Bagi penyuka fotografi HP, M8 memanjakan penggunanya dengan fitur Duo Camera (dua kamera besar dan kecil) di bagian belakang, dan dua lampu kilat LED.

Kamera belakang yang berukuran besar untuk menangkap ruang objek yang lebih lebar (wide), sementara kamera yang kecil untuk mengambil kedalaman gambar (depth). Keduanya mengusung sensor khusus yang mampu mendeteksi objek yang menghalangi kamera. HTC juga menyediakan banyak filter dan efek foto.


Read More    

Add to Flipboard Magazine.
Komentar:

                  

Popular

       

Photo Gallery

 

Visitor


Jumlah Member Saat ini: 2250