Royal Selangor Ajak Pengunjung Zuchex 2014 Membuat Kerajinan Timah

Oleh: Giatri (Editor) - 17 November 2014 | telah dibaca 2479 kali
Naskah : Giattri FP Foto : Sutanto/Istimewa

Zuchex Indonesia International Housewares & Gives Fair 2014 
yang diadakan di Hall B JCC (Jakarta Convention Centre) pada 13-15 November 2014 diikuti oleh lebih dari 150 brand lokal dan internasional terbaik dalam industri housewares, salah satunya adalah Royal selangor. Perusahaan yang bergerak di bidang produksi benda-benda yang berbahan dasar timah tidak hanya melansir produk terbarunya, tetapi juga mengajak pengunjung untuk membuat kerajinan timah.

Pada kegiatan yang dinamakan “School of Hard Knocks” itu pengunjung diajarkan bagaimana cara membuat mangkuk dari timah dengan metode yang digunakan di Royal Selangor, yaitu dengan memukul lempengan yang terbuat dari timah hingga akhirnya membentuk sebuah mangkok. Setelah selesai, hasil karya itu dapat dibawa pulang oleh pengunjung plus mendapatkan sertifikat lulus dari “School of Hard Knocks”.

Animo pengunjung cukup baik, tak jarang pengunjung yang hanya sekedar lewat menghentikan langkahnya untuk sekedar melihat kegiatan “School of Hard Knocks”.

Tentang Royal Selangor

Royal Selangor memiliki sejarah yang sangat panjang sama dengan sejarah timah di Kuala Lumpur. Pada awalnya Royal Selangor hanya berupa toko kecil yang diberi nama Ngeok Foh dan toko ini didirikan tahun 1885 oleh seorang imigran asal China bernama Yong Koon.

Toko ini menjual pewter atau alat-alat upacara yang terbuat dari campuran timah hitam dan timah putih seperti tongkat, tempat membakar dupa, tempat lilin dan sebagainya. Seiring dengan pendudukan Inggris di malaysia maka fungsi dati toko ini diperluas sehingga toko Ngeok Foh ini selain menjual alat-alat upacara juga membuat alat-alat rumah tangga seperti Tankard (gelas bir yang terbuat dari timah), Asbak, tempat teh dan lain-lain.

Sejak saat itu, toko Ngeok Foh lebih dikenal dengan Selangor Pewter. Pada tahun 1992 Selangor Pewter berubah namanya menjadi Royal selangor. Hal ini untuk mencerminkan dukungan kerajaan dari Yang Mulia Sultan Selangor saat itu, Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah terhadap perusahaan. Selain itu perubahan nama ini untuk menunjukan bahwa perusahaan telah berkembang pesat dan telah menghasilkan beragam jenis barang dan bahan pembuatannya pun tidak tergantung dari timah semata.

Meskipun Royal Selangor Pewter adalah sebuah perusahaan, tapi perusahaan ini memiliki visitor centre dan kita juga dapat mengunjungi di website visitorcenter.royalselangor.com bagi para wisatawan yang ingin mengetahui seluk beluk kerajinan timah. Tempat ini atau Royal Selangor Pewter Showroom seperti galeri timah raksasa karena memiliki ruangan yang sangat luas.