Puluhan Pemanjat Berumur Panjati Wall Climbing Pasfes

Oleh: Giatri (Editor) - 15 December 2014 | telah dibaca 2546 kali
Naskah : Giattri Foto : Fikar Azmy

Komunitas Jadoel Rock Master Climbing menggelar Jadoel Rock Master Climbing Competition kemarin. Kegiatan yang diadakan di Wall Climbing Jakarta Climbers Pasar Festival itu diikuti oleh 40 atlet panjat berprestasi era tahun 1980 - 1990-an dari berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya adalah perintis panjat dinding di Indonesia Mamay Salim yang saat ini berusia 62 tahun, juara nasional panjat dinding tahun 90-92 Andreas S.M, serta Adiseno.


Ketua Jadul Rock Master Climbing Bondan Kartiko mengatakan digagasnya “Jadoel Rock Master Climbing Competition” berawal dari kegundahan hatinya yang melihat kesenjangan antara pemanjat muda dan tua yang terlampau jauh.

“Dulu saat kompetisi kita suportif, tapi setelah selesai ya kita bukan rival lagi, kita itu saudara. Dengan event ini, selain sebagai ajang reuni saya ingin yang baru bisa melihat jalinan silahturahmi pemanjat-pemanjat di era 80-90 an itu seperti apa” paparnya.

Kedepan komunitas yang saat ini jumlah anggotanya menyentuh 100 orang itu setiap tahunnya akan mengadakan event serupa. “Tahun depan kita langsung manjat di tebing langsung, Tebing Parang, Bandung, Jawa Barat. Tahun berikutnya kita akan kembali bermain di wall climbing, ada dua alternatif Surabaya atau Yogyakarta,” imbuh Andakara juara panjat putri tahun 90-an dari Semarang.