Search:
Email:     Password:        
 





CEO Marketer : Asmawi Syam, Marketer Sejati

By Ali Akbar Usman (Administrator) - 08 March 2017 | telah dibaca 1624 kali

    

Naskah : Suci Yulianita Foto  : Dok. MO

 

Posisi Bank BRI sebagai bank kebanggaan negeri yang kiprahnya sudah mendunia tidak terlepas dari dukungan para bankir hebat di belakangnya. Salah satunya adalah sang pemimpin, Asmawi Syam. Sudah banyak makan asam garam kehidupan di bank yang membesarkannya itu, membawanya ke pucuk pimpinan tertinggi menjadi Direktur Utama Bank BRI sejak 2015 lalu. Dan melalui tangan dinginnya, Bank BRI terus menorehkan prestasi membanggakan. Tak bisa dinafikan bahwa sukses Bank BRI itu juga tak lepas dari peran sang nakhoda yang mampu menjadi seorang Marketer Sejati.  

 

Salah satu keberhasilan BRI di bawah komando Asmawi adalah kehadiran BRIsat, satelit milik BRI yang meluncur melalui roket Ariane 5 pada 2016 lalu di Kourou, French Guyana. Dengan kehadiran satelit tersebut, BRI menjadi bank pertama dan satu-satunya di dunia yang memiliki dan mengoperasikan satelit sendiri. Selain digunakan untuk menunjang layanan dan operasional bank, BRIsat juga menunjang kebutuhan berbagai aplikasi dan kemajuan teknologi IT di masa datang.

 

Asmawi memahami bahwa inovasi dalam teknologi merupakan tantangan utama perbankan dalam menghadapi persaingan yang kian menantang di masa akan datang. Perbankan yang tidak berinovasi dalam teknologi, kemungkinan besar akan ditinggalkan generasi baru yang sudah sangat tergantung pada teknologi digital. Bagi BRI sendiri, BRIsat adalah salah satu inovasi terdahsyat dalam teknologi perbankan. Membangun pelayanan yang lengkap dan terintegrasi untuk nasabah khususnya dan bangsa Indonesia.

 

Menurut Asmawi, kehadiran BRIsat mampu menjangkau masyarakat Indonesia hingga ke pelosok, sehingga Bank BRI bisa melayani keseluruhan masyarakat Indonesia yang selama ini belum terlayani. “Niat kita kan ingin melayani masyarakat yang ada di seluruh Indonesia. Istilah  kami, menjangkau yang belum terjangkau dan melayani yang belum terlayani. Masih banyak masyarakat kita di daerah-daerah terluar, daerah remote area yang belum tersentuh layanan perbankan. Diharapkan dengan adanya layanan ini kita bisa menjangkau mereka dan bisa melayani mereka itu sama baiknya, sama cepatnya, sama akuratnya dengan yang ada di kota. Itu bisa kita lakukan kalau kita punya satelit. Kalau kita tidak punya satelit nanti yang disana tidak ada sinyal, ATM-nya dibawa kesana tapi tidak bisa mengakses, EDC-nya dibawa kesana juga tidak bisa, mau transfer ke kota tidak punya komunikasi. Nah, diharapkan dengan adanya satelit, kita ingin melayani seluruh masyarakat Indonesia, dari desa sampai ke kota atau dari desa sampai ke kota,” terang Asmawi.

 

Ya, sebagai orang nomor satu di Bank BRI, pikiran Asmawi memang terfokus untuk melayani seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Ia menyadari bahwa tugas dan tanggungjawabnya tak hanya membesarkan BRI semata, namun ada tugas lain yang lebih besar lagi, yakni, Asmawi ingin seluruh masyarakat Indonesia bisa merasakan manfaat kehadiran Bank BRI.

 

Bukan sekadar lips service, hal itu bisa dibuktikan yang memang saat ini kehadiran Bank BRI telah dirasakan di seluruh pelosok Indonesia. Seluruh masyarakat Indonesia bahkan telah mengetahui keberadaan Bank BRI yang dikenal sebagai bank wong cilik yang kehadirannya sangat berarti bagi masyarakat kecil atau UMKM menengah ke bawah di negeri ini.

 

Kehadiran Bank BRI juga dapat dirasakan di seluruh pelosok negeri antara lain melalui kehadiran Teras BRI yang sampai dengan akhir tahun 2016 sudah berjumlah 2.545 unit. Teras BRI sangat membantu menjawab kebutuhan-kebutuhan nasabah BRI terutama nasabah mikro. Selain itu, ada juga Teras BRI Mobile atau unit layanan perbankan keliling sebanyak 638 unit kendaraan. Selain itu, untuk menjangkau daerah pesisir dan kepulauan Bank BRI juga memiliki 3 buah Teras BRI Kapal Bahtera Seva. Bahtera Seva I beroperasi di Kepulauan Seribu, Bahtera Seva II beroperasi di Kepulauan Labuan Bajo, NTT dan Bahtera Seva III beroperasi di Kepulauan Halmahera Selatan, Maluku Selatan.

 

Ada yang menarik dari diri Asmawi dalam mengemban amanah dan mencapai tujuan mulianya itu. Ia tak segan turun langsung, bahkan rela melayani masyarakat dengan mengarungi ganasnya ombak di Kepulauan Tahuna, menyusuri sungai-sungai di pedalaman Kalimantan serta menembus dinginnya pegunungan di daerah Papua. Semua dilakukan dalam rangka mewujudkan mimpi rakyat Indonesia untuk mendapatkan layanan perbankan yang memadai. “Bayangkan, tanpa tekad yang kuat dan niat yang ikhlas, semua ini mustahil dilakukan,” ucapnya. Itulah Asmawi, pemimpin humble yang tak ingin bekerja setengah-setengah dalam mengemban amanah. Karena baginya, amanah tak hanya mengandung kepercayaan tapi juga hutang yang harus dibayar.

 

Kemudian jika berbicara mengenai layanan digitalisasi perbankan, Asmawi menyadari betul bahwa di era digital ini tak bisa lagi menggunakan konsep marketing kepuasan nasabah hanya melalui customer service. “Di zaman digitalisasi ini, nasabah lebih puas bisa melayani dirinya sendiri, tidak perlu dilayani orang lain lagi. Dengan kondisi seperti itu dan dengan kita sudah punya satelit yang bisa menjangkau secara luas, maka tugas kita selanjutnya adalah mengarah pada digitalisasi perbankan. Tidak berhenti disitu, selanjutnya adalah bagaimana menanamkan digital mentality, supaya semua menjadi lebih paham terhadap digitalisasi,” ujar penyandang sabuk hitam DAN VI Karate ini.

 

Asmawi beserta timnya tak tanggung-tanggung dalam mengedukasi digitalisasi perbankan, hingga ke pasar-pasar tradisional, terutama yang memiliki kios-kios Teras BRI. “Semua akan kita digitalisasikan. Contohnya di pasar Beringharjo dan Kranggan di Yogyakarta, Pasar Legi dan Gede di Solo. Berikutnya akan dikembangkan di setiap pasar di seluruh provinsi di Indonesia. Dengan transformasi ini, orang tak lagi berpikir kalau digitalisasi itu rumit,” ungkapnya.

 

Asmawi juga berhasil membawa Bank BRI menjadi salah satu pioneer branchless banking di Indonesia. Diantaranya melalui agen LAKU PANDAI (Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Inklusif) atau akrab disebut dengan Agen BRILink yang sudah mencapai 84.550 agen di seluruh Indonesia per Desember 2016.


Add to Flipboard Magazine.

Tulis Komentar:


Anda harus login sebagai member untuk bisa memberikan komentar.

               

Popular

Photo Gallery

   

Visitor


Jumlah Member Saat ini: 2250