Search:
Email:     Password:        
 





Tips Mengatasi Perut Buncit

By content (Administrator) - 01 April 2013 | telah dibaca 1830 kali

Naskah : A. Rapiudin/berbagai sumber   Foto: Istimewa

Tak sedikit orang bermasalah dengan perut buncit akibat timbunan lemak. Bukan hanya tak sedap dipandang mata, tetapi lemak yang menumpuk di perut akan berdampak buruk terhadap kesehatan tubuh. Sebuah penelitian, menyebutkan, lemak di bagian perut bisa menjadi indikasi munculnya berbagai penyakit degeneratif.

Sebuah studi yang dilakukan sejumlah pakar kesehatan dari Mayo Clinic, di Rochester, Minnesota, AS, menyimpulkan bahwa lemak yang terakumulasi di perut akan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Perut buncit pada pria atau wanita tidak terjadi begitu saja. Pada umumnya, perut buncit terjadi karena beberapa kebiasaan buruk yang menyebabkan  penumpukan lemak di perut. Selain itu, bisa karena pola makan yang salah.

Lemak yang menyebabkan perut buncit ada dua macam. Pertama, lemak yang disimpan oleh tubuh di bawah kulit, yang disebut lemak subkutan. Kedua, lemak yang disimpan oleh tubuh di rongga perut mengelilingi organ-organ dalam perut, yang biasa disebut lemak visceral.

Lemak visceral yang berada di sekeliling perut merupakan sumber asam lemak bebas yang langsung menuju hati melalui vena porta (vena besar yang membawa darah dari usus ke hati, red). Lemak ini relatif resisten terhadap kerja insulin (hormon yang mengatur metabolisme karbohidrat). Semakin banyak lemak jenis ini, maka seseorang akan semakin buncit perutnya.

Untuk menghindari terjadinya penumpukan lemak di perut, sebaiknya kenali sejumlah faktor yang memicunya, seperti, di bawah ini:

•    Stres
Stres dapat mengganggu kerja tubuh dan pencernaan sehingga menimbulkan masalah pada kemampuan tubuh dalam menyimpan lemak. Perut akan terlihat lebih mengembang. Perempuan yang lebih rentan terhadap stres cenderung memiliki lemak perut berlebih, meskipun ia tidak kelebihan berat badan. Hal ini kemungkinan akibat efek dari hormon stres kortisol yang memicu terjadinya akumulasi lemak di sekitar organ perut.

•    Perubahan hormon
Ini terkait dengan menopause yang menjadi penyebab umum lemak berlebih di perut. Menopause juga menyebabkan penurunan dalam produksi hormon seks estrogen, yang mengarah pada peningkatan lemak perut.

•    Tidur setelah makan
Tidur atau merebahkan diri setelah aktivitas makan, akan menyebabkan proses pencernaan  lambung tidak berjalan dengan baik. Lantaran lambung tidak bekerja dengan baik untuk mencerna makanan, akibatnya perut menjadi buncit.

•    Penuaan
Dengan bertambahnya usia seseorang, maka produksi hormon dehydroepiandrosterone (DHEA) pun mulai menurun. Dari studi yang dilakukan Harvard Women’s Health Watch menemukan  adanya hubungan penurunan hormon DHEA dengan peningkatan akumulasi lemak di perut.


Bagi Anda yang terlanjur bermasalah dengan timbunan lemak di perut, sesungguhnya banyak cara yang bisa ditempuh untuk mengatasinya. Diet ketat hingga fitness, memang bisa membantu, namun tak sedikit yang mengalami kegagalan alias tak ada perubahan berarti. Berikut beberapa cara lain mengatasi perut buncit:

Kurangi asupan makan garam atau sodium
Garam memiliki kandung natrium yang cukup tinggi. Asupan makanan asin dalam jumlah yang lebih besar bisa menyebabkan retensi air. Garam dapat menarik air dalam jumlah besar sehingga bisa memicu terjadinya perut buncit.

Kurangi asupan karbohidrat sederhana
Karbohidrat sederhana dalam makanan dapat dikonversi menjadi lemak dengan sangat cepat. Karena itu, salah satu cara mengecilkan perut buncit adalah dengan mengurangi makanan yang mengandung karbohidrat sederhana, seperti, nasi, roti putih, pasta, dan lainnya. Sebagai gantinya, bisa dengan mengonsumsi roti gandum utuh atau pasta gandum dengan karbohidrat kompleks.

Kurangi makan gorengan
Makanan yang digoreng ternyata bisa memperlambat proses pencernaan. Hal ini pada akhirnya menyebabkan lemak menumpuk di dalam tubuh.

Biasanya mengonsumsi makanan berserat
Mengkonsumsi serat dalam buah-buahan yang memiliki kandungan air, seperti buah apel atau pear, juga bermanfaat mengurangi timbunan lemak secara umum, termasuk di perut.

Atur porsi makan
Sebuah studi yang dilakukan Krista Varady, asisten professor nutrisi di University of Illinois, Chicago, AS, menemukan bahwa orang yang mengurangi porsi makan hariannya hingga 25 persen, berat badannya berkurang hingga 15 kg dalam 8 minggu. Begitu juga saat akhir pekan, makan yang terkontrol bisa membantu seseorang menurunkan berat badan cukup signifikan.

Melatih otot besar
Membakar lemak tak hanya dengan banyak melakukan sit-up. Anda butuh latihan yang lebih menyeluruh dengan melibatkan otot besar lainnya, seperti, kaki, bahu, dada, dan lainnya agar proses pembakaran lemak bisa maksimal.

Perbanyak latihan kardio
Proses pembakaran lemak bisa dilakukan dengan latihan kardio. Olahraga lari atau aerobik membantu membakar kalori yang berlebih di perut.

Perbanyak minum air
Studi menunjukkan minum air secara konsisten sepanjang hari dapat menyebabkan metabolisme tubuh kita lebih aktif. Selain itu, minum lebih banyak air membantu tubuh Anda membuang kotoran dan racun dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Minum kopi dan teh hijau
Kafein yang terkandung dalam kopi ternyata dapat meningkatkan laju metabolisme hingga 10 persen dan bisa membantu untuk membakar kalori. Meski demikian, jangan berlebihan mengkonsumsi kopi karena hal itu juga tidak baik untuk kesehatan tubuh Anda. Sedangkan, teh hijau bisa mengurangi penyerapan lemak dan membantu sirkulasi glukosa.

Hindari minuman bersoda
Sebuah studi yang dilakukan di University of Texas, AS, menemukan bahwa orang yang rutin mengonsumi minuman bersoda justru lebih cepat gemuknya dibanding orang yang tidak minum minuman bersoda. Sebab, pemanis buatan dalam soda membuat perut lebih cepat buncit dan membuat rasa lapar timbul. Sebaiknya gantilah dengan minum air putih.

Add to Flipboard Magazine.

Tulis Komentar:


Anda harus login sebagai member untuk bisa memberikan komentar.

                  

Popular

       

Photo Gallery

 

Visitor


Jumlah Member Saat ini: 2250