Search:
Email:     Password:        
 





Ketika Jenuh Melanda

By Iqbal Ramdani () - 01 October 2018 | telah dibaca 33 kali

Naskah: Suci Yulianita Foto: Istimewa

Sudah berapa lama Anda menikah? Dan pernahkah merasa jenuh dengan pernikahan Anda, tak lagi ada hasrat seperti awal pertama menikah. Ya, bagi Anda pasangan suami isteri, apalagi yang sudah puluhan tahun menikah, tentu pernah merasakan kejenuhan yang melanda hubungan suami isteri. Lantas, bagaimana mengatasinya? Apakah selingkuh dan mengakhiri hubungan menjadi jalan keluar terbaik?

 

Timbulnya perasaan jenuh menjadi hal yang wajar dalam hubungan suami isteri. Apalagi jika usia pernikahan Anda sudah puluhan tahun lamanya. Setiap hari menghabiskan waktu bersamanya, setiap hari bertemu, dan melakukan rutinitas yang ituitu saja, juga dengan topik pembicaraan yang sama setiap harinya, maka wajar rasanya jika Anda merasa jenuh dengan hubungan rumah tangga. Dan yang lebih membahayakan adalah jika perasaan jenuh menjadi berkepanjangan serta menyebabkan gairah seks menurun. Maka, jika tidak diselesaikan permasalahannya, hubungan Anda bagai di ujung tanduk. Pilihan selingkuh pun kerap kali menggoda untuk suatu hubungan baru yang lebih ‘greget’. Namun, apakah tak ada pilihan lain selain selingkuh, bisakah hubungan yang sudah membosankan tersebut diselesaikan dengan baik? Menurut salah seorang terapis seks dan hubungan asal Amerika Serikat, Dr. Ruth Weshtemimer, sebelum tergesa-gesa mengambil keputusan, ada baiknya Anda dan pasangan mencari tahu terlebih dahulu alasan apa saja dan menggairahkan. Tentu hal tersebut akan menjadi pemicu Anda merasa jenuh dengan pasangan dan hubungan rumah tangga pun terasa hambar. 

 

Ya, jelas hal tersebut akan menyebabkan hubungan menjadi membosankan. Apalagi menurut sebuah penelitian, otak secara otomatis terprogram untuk mencari hal baru yang menarik. Jadi sebenarnya, merasa jenuh yang mengakibatkan hubungan terasa membosankan dan menjenuhkan. Salah satunya mungkin karena rutinitas rumah tangga yang begitu-begitu saja setiap hari selama bertahun-tahun tanpa ada sesuatu yang baru, rutinitas hubungan yang sama setiap harinya. Tentu hal tersebut akan menjadi membosankan. Apalagi jika rutinitas seks yang dilakukan juga sama saja, berjalan datar, tak ada sesuatu yang baru, dan bosan dengan pasangan bukanlah tanda harus mengakhiri segalanya serta bukan pula tanda hubungan yang tidak sehat. Melainkan menjadi suatu hal yang wajar.

 

Untuk itu, jangan tergesa-gesa mengambil keputusan mencari jalan keluar dengan selingkuh atau ingin mengakhiri hubungan Anda. Meski tak dapat dipungkiri, godaan tersebut demikian berat. Cara terbaik adalah mencari solusinya, bukan dengan mencari masalah baru dengan berselingkuh. Komunikasi yang baik bisa menjadi solusi tepat. Bicarakan masalah ini dari hati ke hati dengan pasangan, bicara jujur apa yang dirasakan, tanpa ada yang ditutup-tutupi. Komunikasi yang baik merupakan salah satu kunci keberhasilan dari suatu hubungan suami isteri. Dengan saling jujur, terbuka, serta adanya keinginan yang kuat dan tulus untuk saling support dalam suka maupun duka, hubungan pun akan kembali harmonis seperti dahulu kala saat awal-awal menikah. Itu bukan suatu hal yang tidak mungkin. Setelah berbicara dari hati ke hati dengan pasangan, untuk mengatasi rasa jenuh yang melanda, mencoba hal baru bisa menjadi solusi terbaik.

 

Anda bisa mencoba second honeymoon ke tempat wisata baru yang belum terjamah, yang belum pernah dikunjungi atau mengunjungi kembali tempat honeymoon pertama untuk mengenang dan mengingat kembali masa-masa indah tersebut. Berlibur hanya Anda berdua pasangan tanpa anak-anak akan menjadi pengalaman baru yang tak terlupakan. Jangan lewatkan hubungan seks yang berkualitas di tengahtengah liburan Anda. Tentu akan mampu membangkitkan kembali gairah seksual Anda dan pasangan. Apalagi jika ditambah mengeksplorasi gaya seks baru yang tak biasa, yang tak pernah Anda lakukan sebelumnya bersama pasangan.

 

Selain mencoba sesuatu yang baru bersama pasangan, membiarkan masingmasing mencari dan mencoba sesuatu yang baru atau sesuatu yang lama hilang juga bisa menjadi solusi tepat. Misal Anda merindukan menjalani hobi ketika masa lajang dan ingin melakukannya tanpa pasangan, begitupun pasangan Anda. Maka, beri waktu untuk Anda dan pasangan untuk sejenak menghilang mencari penyegaran, beri waktu masing-masing untuk mencari apa yang diinginkan. Percayalah, jika masa itu telah lewat, Anda akan merasa rindu dan ingin kembali pada pasangan, begitupun pasangan Anda. Hubungan pun akan kembali hangat setelah lama menghilang dan tak tinggal bersama. Hubungan seksual pun tentu akan kembali memanas dan menggairahkan setelah sekian lama Anda menahan rasa rindu yang membuncah.


Read More    

Add to Flipboard Magazine.

Tulis Komentar:


Anda harus login sebagai member untuk bisa memberikan komentar.

       

 

   

Popular

  

Photo Gallery

     

Visitor


Jumlah Member Saat ini: 2250