Mereka yang Terkaya di Dunia Politik 2013

King Abdullah Bin Abdul Aziz memimpin sebuah negeri yang diperkirakan menyimpan 20 persen cadangan minyak dunia, sumber daya alam yang paling dibutuhkan di tahun-tahun mendatang ketika persediaan minyak dunia semakin menipis. Selain pembangunan ekonominya, raja yang berkuasa sejak Agustus 2005 ini, juga banyak mengembangkan proyek bernilai tinggi.

Pemimpin negeri kota Brunei Darussalam ini dikenal sangat menikmati hidup mewah. Ia membangun istana-istana termegah, dan mengoleksi sedikitnya 7.000 mobil mewah. Sultan tinggal di Istana Nurul Iman, istana terbesar dan terluas di dunia. Kekayaannya datang dari minyak dan gas alam.

Sebagaimana politisi dan pemimpin di dunia Arab lainnya, Presiden Uni Emirat Arab (UEA) ini juga memperoleh kekayaannya dari minyak. Sheikh Al-Nahyan naik menjadi Emir Abu Dhabi (bagian dari UEA) pada 2004, menggantikan ayahnya yang mangkat, sebelum akhirnya menjadi presiden UEA. Tahun lalu, keluarga Al Nahyan membeli real estate senilai £ 1 miliar di West End, London. Selain menguasai cadangan minyak senilai USD97,8 milyar, ia juga mendapatkan kekayaannya dari investasi di Abu Dhabi.

Kekayaan persis PM Rusia ini sulit ditentukan. Putin, yang mengakhiri jabatan Presiden Rusia pada 2008, dikabarkan memiliki investasi senilai lebih dari USD40 milyar, meskipun secara resmi ia mengaku kekayaannya hanya USD180 ribu. Tahun lalu ia mengaku penghasilannya hanya USD115 ribu per tahun, dengan tabungan senilai USD179,612. Pihak oposisi menyebut Putin menguasai saham tiga perusahaan migas raksasa di Rusia.
5. Bidzina Ivanishvili (kekayaan: USD5,3 milyar)
P


Ia adalah perdana menteri sekaligus Wakil Presiden Uni Emirat Arab (UEA), dan juga Emir Dubai (bagian dari UEA). Sebelumnya, ia menjabat kepala polisi Dubai, menteri pertahanan, yang membuka jalannya ke dunia bisnis penerbangan, minyak, dan pariwisata.

Orang terkaya di Libanon ini menjabat PM di negerinya sejak Januari 2011. Bersama saudaranya, Taha Mikati, ia membangun operator telekomunikasi di sejumlah negara Afrika, melalui Investcom. Ia tercatta sebagai orang terkaya nomor 1 di Libanon, dan urutan ke-284 dunia.

Harian terkemuka The New York Times membeberkan harta kekayaan Perdana Menteri ke-6 RRC ini, yang disebut senilai USD2,7 milyar. Atas hal itu, pemerintah China memblokir situs harian tersebut.

Ia adalah Presiden Chili sejak 2010 hingga serang. Sebelumnya, ia menjabat senator dari 1990-1998. Ia menguasai saham Chilean airline, saluran televisi Chilevision, dan klub sepakbola populer Blanco & Negro. Di negerinya, ia terkaya ke-11, dan ke-589 dunia.

Dia adalah Presiden Pakistan ke-11, di mana istrinya menjabat sebagai Perdana Menteri Pakistan. Ia datang dari latar belakang suku Sindhi yang kaya raya.