Search:
Email:     Password:        
 





Peci pun Jadi Koleksi

By Giatri (Editor) - 02 December 2013 | telah dibaca 2280 kali

Peci Pun Jadi Koleksi
Naskah: Gia Foto: Dok. Pribadi

Peci, kopiah, atau songkok memiliki satu makna yakni penutup kepala. Benda tersebut juga merupakan salah satu unsur identitas bangsa Indonesia. Alasan itulah yang mendasari mantan Anggota DPR RI Komisi VI, Soejatno Pedro HD tertarik untuk mengoleksi peci khas Nusantara. Museum Rekor Indonesia (Muri) pun mencatat ayah tiga anak ini sebagai kolektor peci terbanyak yang dikumpulkan dari sejumlah daerah.

Pria kelahiran Solo 15 Maret 1943 itu mengungkapkan awalnya hanya memakai peci pada acara-acara tertentu saja, namun sejak menjadi kolektor saat ia masih menjabat anggota DPRD (Dewan Perwakilan Daerah) Jawa Tengah pada pertengahan 2006, benda tersebut menjadi ciri khas dirinya.
“Saya selalu memakai peci terutama saat ke luar rumah,” ujar Pedro.

Hingga saat ini, koleksi pedro telah menyentuh 89 buah yang diburunya hampir di seluruh wilayah Indonesia, seperti Aceh, Medan, Padang, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Yogyakarta.
“Pernah di Aceh, saya bilang peci, tapi pedagang disana kurang begitu memahami. Begitu saya menunjuk kepala, pedagang sontak bilang kupiah. Saya pun langsung mengangguk,” kenang pria yang bangga memakai peci asal Aceh dan NTB itu.

Sebagian besar koleksi Pedro didapatnya ketika melaksanakan tugas kunjungan anggota dewan ke berbagai Provinsi.
“Nah, kala istirahat yang saya cari pastilah toko kerajinan lokal yang menjual Peci. Biasanya saya beli 3-5 buah peci,” tutur Pedro.

Hal itu rupanya juga menular ke teman sesama anggota dewan.
“Sebagian teman lebih tertarik mencari toko peci daripada jalan-jalan ke mall saat mengadakan kunjungan ke berbagai provinsi di Indonesia,” terang suami dari Endang Ardyati itu.
Pedro menyambut positif hal itu lantaran dirinya mampu mempengaruhi teman-temannya untuk cinta pada peci sebagai salah satu identitas bangsa.

Peci milik Penggiat Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia Provinsi Jawa Tengah ini beraneka ragam dan bentuk. Bila lazimnya peci warna hitam, yang dimilikinya berwarna-warni. Ada cokelat, abu-abu, merah marun, juga ada campuran, paduan warna merah dan abu-abu atau warna lain. Bahannya pun berbeda-beda, ada dari rajutan, kain beludru, termasuk corak motif.

Harga termurah dari peci miliknya adalah Rp20 ribu dan termahal Rp70 ribu yang dibuat oleh pengrajin NTB. Namun, baginya bukanlah soal harga yang membuat koleksinya bernilai tinggi, melainkan desain khas peci itu sendiri yang menggambarkan budaya masing-masing daerah. “Hal ini juga sebagai wujud Bhinneka Tunggal Ika, Berbeda-beda, tetapi Tetap Satu Jua yang terefleksi lewat peci-peci khas nusantara,” terang Politisi Partai Golkar itu.

Pada 28 Januari 2009, Pedro meraih hal yang prestise dari kegemarannya mengoleksi peci. Dengan nomer 3.567, Pedro dinobatkan sebagai kolektor peci terbanyak, yakni 65 buah yang dikumpulkan selama 2,5 tahun. Penghargaan tersebut diserahkan Manajer MURI Paulus Pangka kepada Pedro, “Hobi mengumpulkan peci, berbuah rekor,” ungkapnya dengan raut muka berbinar.
Peci yang dikumpulkan Pedro jumlahnya memang tidak spektakuler, tetapi mengandung nilai-nilai persatuan bangsa karena dikumpulkan dari perajin peci di seluruh Tanah Air Indonesia, itulah alasan utama MURI memberikan penghargaan adalah kepedulian Soejatno Pedro HD terhadap identitas nasional.

Soal perawatan terhadap koleksinya, tidaklah ribet, yakni hanya menyediakan almari khusus yang terbuat dari kaca untuk meyimpan dan juga rajin menyikat peci-peci miliknya untuk menghilangkan debu-debu yang menempel. Pedro juga menata koleksinya dengan apik agar memudahkannya untuk memilih peci mana yang akan dikenakannya untuk disesuaikan dengan warna baju.

Pedro berharap jejaknya dapat menjadi teladan karena menurutnya kegemarannya merupakan wujud bangga kepada nilai luhur bangsa dan bangga terhadap produk dalam negeri.

Add to Flipboard Magazine.

Tulis Komentar:


Anda harus login sebagai member untuk bisa memberikan komentar.

         

Popular

   

Photo Gallery

Visitor


Jumlah Member Saat ini: 2250