Search:
Email:     Password:        
 





Siapa Lebih Cerdas, Pria atau Wanita?

By Andi Nursaiful (Administrator) - 10 March 2014 | telah dibaca 2956 kali

Naskah    : Andi Nursaiful/berbagai sumber Foto: Dok. MO

Pertanyaan siapa lebih cerdas di antara pria dan wanita, sudah menjadi diskursus klasik selama seabad lebih. Ada anggapan yang banyak dipercaya bahwa wanita memiliki otak lebih encer, tapi itu tidak didukung bukti ilmiah yang sahih. Dalam dua dekade terakhir, sejumlah studi ilmiah untuk menjawab pertanyaan itu, malah mengungkap banyak hal baru yang menarik.

Sebuah studi massif, misalnya, digelar oleh Dr Daniel G. Amen, seorang psikiater, ahli neurologi, dan penulis puluhan buku mengenai otak manusia. Dengan metode Single-Photon Emission Computed Tomography (SPECT) menggunakan sinar gamma, Dr Amen memindai sedikitnya 26.000 otak pria dan wanita.

Ia menemukan banyak perbedaan antara otak pria dan wanita, yang mempengaruhi bukan hanya emosi tapi juga memori, harapan hidup, bahkan kesuksesan bisnis. Salah satu penemuan penting lainnya, 112 dari 128 bagian otak wanita dialiri darah lebih banyak dari pria. Artinya, otak wanita lebih aktif dari pria. Lebih cerdas? Belum tentu.

Yang terang, aktivitas otak wanita lebih banyak terjadi di bagian prefrontal cortex . Inilah bagian otak manusia yang terpenting, kadang disebut CEO-nya otak karena fungsinya yang sangat sentral. Bagian ini mengatur perencanaan, mempengaruhi suasana hati, hingga kemampuan mempelajari kesalahan. Sementara itu, otak pria memperlihatkan lebih banyak aktivitas di bagian otak yang berurusan dengan visualisasi, pengenalan bentuk, hingga urusan menemukan obyek di wilayah yang luas.

Menurut Dr Amen, perbedaan ini tidak berarti wanita lebih cerdas dari pria. Perbedaan ini menunjukkan bahwa otak wanita dan otak pria bekerja secara berbeda. Jika kepada keduanya diberikan tes yang sama, maka yang bekerja adalah bagian otak yang berbeda.

Satu hal yang pasti, volume otak pria rata-rata lebih besar dari wanita, yakni antara 8-10% lebih besar dan 100 gram lebih ringan.  Meski begitu, wanita justru memiliki ukuran prefrontal cortex dan juga ukuran limbic cortex yang lebih besar. Yang terakhir ini adalah bagian otak yang mempengaruhi emosi.

Bagian otak yang disebut frontal lobe pada wanita juga memiliki sel yang lebih banyak dari bagian sama di otak pria. Bagian ini berfungsi dalam melakukan penilaian, perencanaan, dan kemampuan berbahasa.

Perbedaan nyata lainnya adalah otak wanita cenderung memiliki memori atau daya ingat yang lebih bagus, namun otak wanita payah dalah hal mengingat arah jalan. Selain itu, otak wanita juga mencegah gender ini bertindak serampangan, dan pada akhirnya memberinya umur panjang karena lebih hati-hati dalam berperilaku. Pun, potensinya untuk mengidap ADD (anti-social personality disorders) jadi lebih rendah.

Secara umum kita mengenal otak bagian kiri dan otak bagian kanan. Otak kanan bekerja menganalisa sesuatu, sementara otak kiri berfungsi melihat hal dalam bingkai luas, termasuk dalam menilai sesuatu, dan memicu emosi. Nah, pria cenderung lebih banyak menggunakan otak kiri sementara wanita menggunakan keduanya secara bersamaan.

Ada pula bagian otak manusia yang disebut hypothalamus, dengan fungsi mengontrol sistem endokrin yang memproduksi hormon-hormon tubuh. Antara lain, mengatur fungsi seksual, tidur, hingga suhu tubuh. Pada pria, ukuran hypothalamus dua kali lebih besar dan mengandung sel dua kali lipat dari otak wanita.

Kembali ke pertanyaan klasik, apakah perbedan-perbedaan itu menghasilkan tingkat kecerdasan yang berbeda antara pria dan wanita? Untuk sementara ini, tak ada jalan lain selain mengukurnya melalui tes.

Di masa lalu, hasil tes IQ menunjukkan bahwa rata-rata IQ wanita lebih rendah dari pria. Tapi di masa modern tingkat IQ pria dan wanita rata-rata sudah sama. Namun, tetap saja tidak bisa disebut sama cerdas. Sebab, tes dan studi juga menunjukan bahwa lebih banyak pria memiliki IQ di level tertinggi , tapi juga lebih banyak pria yang memiliki IQ di level terendah.
 
Artinya, ada lebih banyak pria ber-IQ tinggi ketimbang wanita, meskipun lebih banyak juga pria “ber-IQ jongkok” ketimbang wanita.  Tapi, lagi-lagi ini tidak memberi jawaban memuasakan soal siapa lebih cerdas.

Yang jelas, hasil sejumlah tes menunjukkan bahwa pria selalu lebih hebat dari wanita dalam hal
tes visual dan spasial. Pria lebih bagus dalam hal memahami sesuatu dan menempatkannya dalam konteks yang benar. Misalnya, merakit mesin atau sesuatu yang terdiri dari banyak bagian terpisah.

Pria juga lebih baik dalam test matematika, sementara wanita lebih baik dalam tes menyangkut bahasa, kata dan kalimat, serta dalam memberikan alasan verbal. Wanita pun lebih bagus dalam hal tes memori. Jadi, siapa lebih cerdas?


Add to Flipboard Magazine.

Tulis Komentar:


Anda harus login sebagai member untuk bisa memberikan komentar.

     
               

Popular

   

Photo Gallery

     

Visitor


Jumlah Member Saat ini: 2250