Search:
Email:     Password:        
 





Yulie Mustafa: Menggapai Mimpi Meraih Sukses

By Syulianita (Editor) - 23 July 2014 | telah dibaca 2639 kali

Naskah : Suci Yulianita Foto : Sutanto

Jangan pernah takut bermimpi! Itulah pesan yang ingin disampaikan pengusaha wanita satu ini. Ya, Yulie Mustafa, berhasil membuktikan bahwa hidup yang dijalaninya kini merupakan wujud nyata dari mimpi-mimpinya selama ini, tentunya diimbangi dengan kerja keras dan doa. 

“Saya merasa bahwa every single of my dreams is always come true, dan saya sangat bersyukur. Pada saat masih kuliah, saya bermimpi ingin menjadi wanita karier and I do it! Lalu saya juga pernah bermimpi ketika sudah menikah nanti, saya ingin menjadi seorang business woman, and working is only my hobby. Dan sekarang I get married and I can make my dream come true. Jadi sekarang, meski bekerja tapi saya masih ada waktu untuk keluarga, untuk diri saya sendiri juga untuk teman-teman saya,” ceritanya, mengawali pembicaraan. 

Sebelumnya, putri bungsu dari 10 bersaudara ini, adalah wanita karier yang sempat melanglang buana di dunia perbankan dan di salah satu perusahaan retail bergengsi di tanah air. Selama bekerja, ia mengaku melakukannya dengan sangat fokus, bahkan terbilang workacholic, sehingga tak memiliki waktu untuk dirinya sendiri, apalagi untuk bersosialisasi. Ia pun mengaku seringkali melewatkan acara dan undangan-undangan yang terpaksa tidak bisa dihadirinya. 

Apalagi ketika bekerja di salah satu perusahaan retail dengan posisi yang cukup bergengsi, hampir setiap hari ia bekerja hingga larut malam, bahkan seringkali menghabiskan waktu untuk bekerja pada saat weekend atau hari libur. “Ketika berkarier itu yang benar-benar saya merasa waktu saya sangat padat, karena saya sangat konsentrasi penuh pada karier saya. But it’s a good think, dan saya sangat menikmati,” ujarnya. 

Setelah cukup lama berkarier, Yulie mencoba memulai bisnis sembari bekerja. Ya, bersama beberapa kerabatnya, ia memulainya dengan bisnis penyediaan ATM Gallery. Pada masa awal merintis bisnis tersebut, Yulie merasa cukup kewalahan, namun ia pantang menyerah. Apalagi Yulie yang pernah berkecimpung di dunia perbankan ini, tentu memiliki jaringan luas dengan para bankir pengambil keputusan. Melihat peluang itu, rasanya tak sulit bagi Yulie untuk bergerak mengembangkan bisnisnya itu. 

Dan tanpa menunggu waktu lama, tepatnya hanya membutuhkan waktu 4 tahun, bisnisnya itu berkembang pesat. Kini, tercatat lebih kurangnya 14 titik ATM Gallery miliknya tersebar di Jakarta. “Awal merintis memang agak kewalahan. Kita membangun dari bawah, satu persatu saya hubungi mereka. Tapi sejak gallery pertama sudah terisi, berikutnya kita terus membangun, mereka tinggal ikut. Sekarang sudah berjalan dengan baik dan tidak terlalu menyita waktu saya lagi,” ia mengenang masa-masa merintis bisnisnya itu. 

Merasa bisnisnya itu sudah berjalan dengan baik, wanita lulusan Business & Marketing dari salah satu universitas di Boston, Amerika Serikat ini, memilih mengundurkan diri dari perusahaan tempatnya bekerja, dan serius menggeluti bisnis. Kini, selain bisnis ATM Gallery itu, Yulie juga tengah fokus mengurus butiknya yang dirintis bersama sang kakak.

Selain itu, bersama sang kakak dan beberapa kerabatnya, Yulie juga sedang merintis bisnis barunya di bidang kuliner. Sebuah restoran Indonesia dengan nama Gemoelai, resmi beroperasi sejak awal 2014 lalu. Meski baru seumur jagung, restoran yang terletak di kawasan Jakarta Selatan ini, ramai pengunjung setiap harinya. Hal itu lantaran, Yulie mengutamakan service dan kualitas menu. Menu yang disajikan merupakan hasil kreasi sendiri yang unik dan nyeleneh. “Untuk restoran sudah berjalan, terutama cateringnya. Kami juga menerima catering, dan alhamdulillah sudah banyak pesanan,” katanya tanpa bermaksud promosi. 

Sementara itu, untuk melampiaskan passion-nya di bidang fashion, Yulie juga memproduksi sepatu yang didesainnya sendiri. Sepatu hasil karyanya itu, diproduksi terbatas dan dipasarkan hanya di lingkungan terdekatnya, “untuk sepatu, saya tidak menjual ke pasaran, hanya lingkungan terdekat saja. Ini saja sudah cukup kewalahan terima pesanan,” ujar wanita yang hobi diving dan traveling ini. 

Kini, Yulie bisa tersenyum bahagia menikmati mimpi-mimpinya yang telah menjadi nyata, “padahal dulu aku sering ditertawakan karena mimpi-mimpiku ini, tapi siapa menyangka semua mimpi itu kini menjadi kenyataan,” kenangnya. Ia pun tak pernah lupa mengucap syukur sedalam dalamnya kepada Sang Khalik. Ia menyadari semua yang diraihnya itu juga tak lain berkat campur tangan Tuhan. “God always make my wish and my dreams come true. Thanks God I have it now,” ucapnya penuh rasa syukur. 

Yuliegrafi
Nama lengkap Yulie Mustafa Lahir Jakarta, 1 Juli 1970 Profesi Pengusaha Pendidikan Business & Marketing di Boston Hobi Diving, Traveling 



Add to Flipboard Magazine.

Tulis Komentar:


Anda harus login sebagai member untuk bisa memberikan komentar.

     
    

Popular

     

Photo Gallery

   
 

Visitor


Jumlah Member Saat ini: 2250