Search:
Email:     Password:        
 





Chika Xydia: Membangun Cita dari Lakey Beach

By Syulianita (Editor) - 23 April 2015 | telah dibaca 2774 kali

Naskah : Suci Yulianita Foto : Sutanto

Menjadi pebisnis di usia belia bukan sesuatu yang mustahil. Perempuan satu ini sudah membuktikannya. Ya, di usianya yang masih 20 tahun, Chika Xydia sudah sukses mendirikan sejumlah bisnis mulai dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) hingga show room kendaraan bermotor. 

Di kota kelahirannya, Dompu, Nusa Tenggara Barat, banyak yang mengenalnya sebagai perempuan muda nan ulet. Keuletan yang mengalir dari darah sang ibu yang juga dikenal sebagai pebisnis yang menuntunnya untuk berani berjualan dan membawa dagangan ke sekolah. “Karena sudah terbiasa melihat mama bisnis, dan saya juga dari kecil ikut-ikutan mama mencoba bisnis. Jadi saya mantap untuk berbisnis di usia muda. Dan itu pilihan hidup saya,” ucapnya mantap. 

Sejak kecil, putri tunggal pasangan Yuhasmin dan Sumarni ini, telah terbiasa melihat sang bunda tanpa kenal lelah berbisnis. Seolah mengikuti jejak ibunya itu, Chika kecil pun ternyata pandai berdagang. Untuk itu tak heran jika di usia yang masih sangat muda, saat itu ia masih berusia 20 tahun, Chika memilih dan memantapkan langkahnya pada dunia bisnis.

Bukan sekadar ulet, Chika juga peduli dengan kaum petani. Hal itu dibuktian dengan diliriknya bisnis pertanian untuk memberdayakan para petani di Kabupaten Dompu. “Saya ingin bisnis saya ini juga bisa membantu memberdayakan masyarakat di sana. Dengan begitu masyarakat juga pasti akan bergairah. Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi. Kita sebagai putri daerah ya harus membantu daerah kita sendiri,” ia berkata tulus. 

Ya, ia memang bertekad ingin memperkenalkan serta ingin turut andil dalam memajukan Kota Dompu. Ia pun tak pernah sungkan memperkenalkan dirinya sebagai anak daerah asli Kabupaten Dompu. Justru sebaliknya, ia merasa bangga apalagi melihat dirinya menjadi salah satu contoh anak daerah yang berhasil eksis di ibukota tercinta, Jakarta. 

Chika menyayangkan jika Dompu yang kaya akan hasil bumi ini, belum tergarap maksimal. Untuk itu ia bersemangat mengajak rekan bisnisnya untuk turut membesarkan Kabupaten Dompu. “Ini juga menjadi sebuah peluang. Kalau orang mengenal Dompu, maka akan banyak investor yang membuka lapangan pekerjaan, dan masyarakat Dompu akan menjadi lebih sejahtera,” ucapnya sembari tersenyum manis. 



Dengan penuh semangat ia tak henti menceritakan keistimewaan Kabupaten Dompu. Mulai dari hasil bumi yang luar biasa hingga pariwisata yang tak kalah indah dengan daerah lainnya. “Disana ada Lakey Beach, yaitu pantai yang seringkali menjadi favorit para surfer baik lokal maupun internasional. Belum lagi Gunung Tambora yang juga tak kalah indah,” ia berpromosi. 

“Gunung Tambora itu pemandangannya luar biasa. Tidak kalah dengan tempat wisata lain. Namun sayang kurang sentuhan dari pemerintah. Saya berharap ke depan pemerintah akan lebih semangat membantu mempromosikan dan melakukan sesuatu agar orang lebih mengenal Dompu. Seperti kegiatan Tambora menyapa dunia yang digelar April tahun ini, itu merupakan satu langkah awal yang baik,” tambahnya dengan penuh semangat. 

Perempuan yang aktif berorganisasi sosial dan politik ini kini mulai kepincut dengan dunia musik. “Kepingin coba jadi penyanyi,” ia tersenyum manja.

Dalam menjalani kehidupan, wanita ayu nan ramah ini, selalu berusaha melakukan yang terbaik dan selalu bersyukur atas apa yang telah diberikan Tuhan kepadanya. “Dalam kondisi apapun saya harus selalu bersyukur. Saya benar-benar thanks to Allah SWT karena telah memberikan yang terbaik untuk saya. Saya merasa Allah selalu ada untuk saya. Ketika saya ada masalah, ketika semuanya saya pasrahkan kepada-Nya dan saya mencoba untuk ikhlas, di situ Allah memberikan jalan yang terbaik untuk saya,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur. 

Begitupun ketika ada masalah atau ujian dalam hidup, Chika memilih menghadapinya dengan tenang. Selain berdoa memohon petunjuk kepada Yang Kuasa, ia juga kerapkali mencurahkan segala permasalahannya itu kepada sang bunda. 

Ya, sang bundalah yang juga menjadi inspirasi hidupnya selama ini. “Saya belajar banyak dari mama. Kesabarannya luar biasa. Beliau yang mengajarkan saya untuk bisa ikhlas dan pasrah dalam menghadapi setiap ujian hidup, tetapi beliau juga mengajarkan saya untuk bisa menjadi super woman, untuk tetap berjuang dan survive dalam kondisi apapun,” ia menutup pembicaraan. Semangat perempuan muda yang terus bergemuruh bak ombak di Lakey beach. 



Add to Flipboard Magazine.

Tulis Komentar:


Anda harus login sebagai member untuk bisa memberikan komentar.

                  

Popular

       

Photo Gallery

 

Visitor


Jumlah Member Saat ini: 2250