RONNY LUKITO, CEO PT Eigerindo MPI

Oleh: Syulianita (Editor) - 24 July 2019 | telah dibaca 4213 kali

Ronny dikenal sebagai sosok yang menyukai tantangan juga gemar membangun sesuatu yang baru dan belum pernah dilakoni siapapun. Karenanya, ketika ditanya apa legacy yang ia berikan untuk negeri ini, dengan lugas ayah dari Jeanne Lukito, Agnes Lukito, Michelle Natalie Lukito, dan Angel Natalie Lukito itu memaparkan tiga rencana besarnya. Pertama, seiring dengan koor bisnis Eiger, ia akan mendirikan Eiger Adventure Land di Kecamatan Mega Mendung, Kabupaten Bogor, tepatnya di kaki Gunung Gede-Pangrango, luasnya kurang lebih 300 hektare, bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang telah memberikan izin pengembangan usaha wisata alam selama 55 tahun dan bisa diperpanjang 2 x 25 tahun.

 

“Jadi, kurang lebih bisa 90 tahun. Doakan bisa kami wujudkan. Ini akan membanggakan karena di sana playground-nya Eiger, bisa menguji produk di sana, kegiatan EAST juga akan semakin eksis, dan banyak kegiatan positif lainnya yang akan kami persembahkan untuk generasi muda serta anak-anak pada khususnya. Semoga ini akan memberikan dampak bagi bangsa dan masyarakat,” terang pria kelahiran Bandung ini. Di Eiger Adventure Land, sambungnya, juga akan dibangun Rumah Sehat untuk membantu menyembuhkan beragam penyakit dengan tumbuh-tumbuhan tradisional. Lalu, pihaknya akan membuat Eiger Land, skalanya lebih kecil.

 

“Di belakang rumah saya, ada lahan 4 hektare. Nanti, di Eiger Land akan ada tempat riset, flagship store terbesar di Asia, itu target kami dan sangat eksperiensial. Saya belajar dari brand REI asal Amerika, saya lihat itu di Seattle, saya bertekad kami harus lebih baik,” tegas pria humoris ini.

 

Selain itu, pihaknya juga akan membangun wall climbing tiga dimensi terbaik di dunia. “Kalau tidak salah, di Belanda ada yang tingginya 40 meter, saya akan buat minimum 45 meter karena Indonesia merdeka kan tahun 1945. Kalau ini terwujud akan membanggakan semua pihak,” tutur Ronny. Untuk waktu pelaksanaannya sendiri, pihaknya akan mendahulukan Eiger Adventure Land, tahun 2019 ini antara bulan Oktober hingga Desember, akan dilakukan peletakan batu pertama.

 

“Butuh dua tahun untuk tahap satu. Setelah beres pada tahun 2023, rencananya kalau Tuhan mengizinkan dan semuanya berjalan lancar, kami akan bangun Eiger Land. Kami juga ingin membangun rumah sakit spesialis untuk menolong orang-orang yang tidak tertampung di RS lainnya. Semoga harapan ini didengar oleh Yang Maha Kuasa,” ungkapnya dengan tulus.

 

Ronny juga menguntai rencana lainnya, yaitu ingin membuat desa mandiri atau madani di desa-desa yang membutuhkan pertolongan. Hal itu sudah dimulai oleh Pembina Yayasan Anugerah Sempura tersebut dengan membangun PAUD dan SD Eagle School yang bertaraf internasional di Rote, Nusa Tenggara Timur, yang sudah dirintisnya selama lima tahun. “Saya juga sudah mulai masuk ke pemberdayaan, membuat lahan pertanian kurang lebih 20 hektare, hingga pada akhirnya kami membuka obyek wisata juga di situ. Jadi, kami mengubah desa yang semula dikenal sebagai desa terkutuk menjadi desa yang bisa memberkati banyak orang,” urai Ayah empat putri tersebut.

 

Ronny juga bertekad untuk membuat bangsa ini bangga, ia menegaskan, Eiger harus menjadi bintang di segmen tropical adventure, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia. "Target saya itu tahun 2022. Semoga apa yang saya cita-citakan bisa terwujud dan menjadi legacy untuk bangsa Indonesia, keluarga saya, serta menginspirasi generasigenerasi yang akan datang,” tandasnya.